RADAR BOGOR - Para pengguna TikTok merasa kebingungan, karena tiba-tiba tidak bisa mengakses fitur Live seperti biasanya.
Pihak TikTok Indonesia akhirnya memberikan konfirmasi bahwa mereka menangguhkan fitur tersebut untuk sementara waktu.
Kebijakan ini diambil sebagai respons atas meningkatnya aksi kekerasan dalam demonstrasi yang terjadi di Indonesia.
Juru bicara TikTok Indonesia menyatakan bahwa tindakan ini dilakukan untuk menjaga platform tetap aman.
"Sehubungan dengan meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa di Indonesia, kami mengambil langkah-langkah pengamanan tambahan untuk menjaga TikTok tetap menjadi ruang yang aman dan beradab," ujar juru bicara TikTok dalam sebuah pernyataan.
Selain menangguhkan fitur Live, TikTok juga mengambil langkah proaktif lainnya.
Pihak TikTok menjelaskan bahwa penangguhan fitur Live di Indonesia dilakukan secara sukarela dan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya yang lebih besar, di mana mereka berkomitmen untuk terus menghapus konten-konten yang melanggar Panduan Komunitas sekaligus memantau perkembangan situasi yang terjadi di lapangan.
Penangguhan ini mulai dirasakan pengguna pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00.
Masyarakat mendapati bahwa fitur Live tidak bisa diakses, bahkan ketika sudah mencoba mengganti jaringan internet.
Sebagian pengguna juga mengeluhkan kolom komentar yang hilang saat ada siaran langsung.
Penangguhan ini juga berdampak pada pengguna bisnis yang mengandalkan fitur Live untuk berjualan.
Banyak dari mereka mengeluhkan siaran langsung yang tiba-tiba berhenti, padahal saat Sabtu sore masih bisa berjalan normal.
Penghilangan fitur live TikTok sementara ini sangat disayangkan, pasalnya saat ini banyak masyarakat Indonesia yang mendapatkan uang dengan berjualan melalui fitur live TikTok.***
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim