RADAR BOGOR - Tanggal 12 Rabiul Awal merupakan salah satu momentum paling bersejarah bagi umat Islam dan berikut contoh teks MC acara Maulid Nabi Muhammad Saw.
Hal tersebut karena di hari itulah lahir sosok agung pembawa risalah kebenaran, Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi wujud rasa syukur dan cinta kita kepada beliau.
Kehadiran Rasulullah SAW membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, dari zaman penuh kegelapan menuju jalan penuh cahaya.
Di Indonesia, setiap bulan Rabiul Awal, umat Islam memperingati Maulid dengan beragam acara, mulai dari pembacaan shalawat, tausiah, hingga berbagai kegiatan keagamaan.
Dalam acara tersebut, peran seorang MC atau pembawa acara sangat penting untuk mengatur jalannya acara agar lebih tertib dan khidmat.
Bagi Anda yang sedang mencari contoh teks MC peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M, berikut ini contoh susunan dan teks pembawa acara yang bisa digunakan baik di masjid, sekolah, maupun majelis taklim sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.
Baca Juga: Contoh Kata Sambutan Singkat dan Elegan Ketua Panitia untuk Malam Tasyakuran dan Penutupan Lomba HUT Kemerdekaan Indonesia
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kepada kita nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat sehat sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang penuh berkah ini dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M.
Tiada kalimat indah selain rasa syukur yang kita ucapkan, serta shalawat dan salam yang tak henti-hentinya kita hadiahkan kepada junjungan kita, Nabi Agung Muhammad SAW, suri teladan umat, pembawa risalah kebenaran, penyempurna akhlak, dan penutup para nabi.
Mari kita awali acara pada malam yang penuh keberkahan ini dengan sebuah pantun:
Pergi ke taman memetik melati,
Harumnya semerbak menyejukkan hati Shalawat dan salam mari kita lantuni,
Tanda cinta pada Nabi junjungan sejati.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Minta Hentikan Aksi Perusakan dan Pembakaran hingga Ungkap Dampak bagi Masyarakat, Ini Pesannya
Penghormatan
Yang kami muliakan para alim ulama, para asatidz dan tokoh masyarakat.
Yang kami hormati bapak/ibu hadirin sekalian, serta para pemuda dan remaja masjid yang penuh semangat dalam memakmurkan rumah Allah.
Dan yang kami banggakan seluruh jamaah yang hadir, semoga senantiasa dirahmati oleh Allah SWT.
Pengantar Acara
Hadirin yang dirahmati Allah, sebagaimana kita ketahui, 12 Rabiul Awal merupakan hari yang begitu istimewa.
Pada hari itulah manusia agung, kekasih Allah, Rasulullah Muhammad SAW dilahirkan ke dunia, membawa cahaya yang menerangi kegelapan.
Baca Juga: Menyusuri Jejak Sesar Citarik di Bogor, Jalur Patahan Aktif di Jawa Barat yang Membentang dari Sukabumi hingga Bekasi
Peringatan Maulid Nabi bukanlah sekadar seremoni, melainkan bentuk rasa syukur dan cinta kita kepada beliau.
Setiap tahun, umat Islam di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia, menyambut hari ini dengan penuh kebahagiaan.
Mulai dari pembacaan shalawat, tausiah, hingga kegiatan yang menghidupkan kembali semangat kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Susunan Acara
Untuk itu, pada kesempatan ini izinkan saya menyampaikan susunan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H/2023 M malam hari ini, yaitu:
1. Pembukaan
2. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah
3. Kata-kata sambutan
4. Gema shalawat
5. Ceramah agama Maulid Nabi Muhammad SAW
6. Doa
7. Hiburan (opsional)
8. Penutup
Agar acara ini penuh berkah, mari kita buka bersama dengan bacaan basmallah:
Bismillahirrahmanirrahim.
Pembacaan Al-Qur’an
Acara berikutnya adalah pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah yang akan dibawakan oleh (sebut nama).
Kepada beliau, kami persilakan.
(Usai pembacaan)
Jazakumullahu khairan katsira, semoga lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an tadi menambah cahaya dalam hati dan keberkahan dalam acara kita malam ini.
Sambutan
Selanjutnya, marilah kita dengarkan kata sambutan:
• Sambutan pertama dari ketua panitia (sebut nama).
• Sambutan kedua (jika ada, sebut pejabat/tokoh).
Semoga menjadi motivasi bagi kita untuk lebih semangat menghidupkan syiar Islam.
Gema Shalawat
Acara akan lebih indah jika dihiasi dengan lantunan shalawat kepada Nabi SAW.
Oleh karena itu, marilah kita dengarkan penampilan shalawat dari (sebut nama/grup).
(Usai penampilan)
MasyaAllah, betapa indahnya.
Semoga dengan shalawat ini, hati kita semakin dekat kepada Rasulullah SAW dan kelak mendapatkan syafaatnya.
Acara Inti: Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW
Pantun penyemangat:
Bunga mawar harum mewangi
Disiram embun di pagi hari
Mari dengarkan tausiah ustadz kita nanti Untuk menambah iman di dalam hati.
Kini tibalah kita pada acara inti, yaitu mendengarkan tausiah dan mauidzah hasanah yang akan disampaikan oleh Al-Ustadz (sebut nama dengan penuh hormat).
Kepada beliau, waktu dan tempat kami persilakan.
Terima kasih kami sampaikan kepada Al-Ustadz yang telah memberikan pencerahan penuh hikmah.
Semoga apa yang beliau sampaikan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Doa dan Hiburan
Selanjutnya adalah doa yang akan dipimpin oleh (sebut nama).
Semoga doa ini menjadi wasilah terkabulnya segala hajat kita, baik dunia maupun akhirat.
Air jernih mengalir ke lautan,
Menjadi sumber kehidupan manusia.
Semoga doa dan shalawat yang kita lantunkan,
Mengantarkan kita pada syafaat Rasul tercinta.
Penutup
Hadirin yang dimuliakan Allah, tak terasa satu demi satu acara telah kita lalui bersama.
Sebelum menutup, izinkan saya menyampaikan pantun penutup:
Pergi ke pasar membeli ikan
Jangan lupa singgah ke rumah tetangga Maulid Nabi bukan sekadar peringatan
Tapi wujud cinta yang harus kita jaga.
Demikianlah rangkaian acara pada malam hari ini.
Atas nama panitia, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak/ibu sekalian.
Mohon maaf atas segala kekurangan dalam penyampaian dan pelaksanaan acara ini.
Bunga melati tumbuh berseri,
Harumnya semerbak sepanjang hari.
Bila ada tutur kata yang melukai,
Ampun maaf kami haturkan dengan rendah hati.
Akhirul kalam, wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.