RADAR BOGOR - Gelobang demontrasi tersebut menjadi memanas dan beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pejabat tinggi negara menjadi sasaran kemarahan massa. Seperti Ahmad Sahroni hingga Eko Patrio.
Aksi protes yang awalnya damai berubah menjadi tindakan penjarahan di beberapa rumah anggota DPR dan pejabat. Ahmad Sahroni dan Eko Patrio jadi sasaran.
Selain Ahmad Sahroni dan Eko Patrio, siapa saja anggota DPR dan pejabat yang rumahnya dijarah oleh massa pendemo? Simak daftarnya berikut ini.
1. Ahmad Sahroni
Massa menggeruduk dan menjarah rumah Ahmad Sahroni pada Sabtu siang, (30/8/2025). Barang-barang mewah termasuk patung Iron Man dan kendaraan mewah dirusak dan diambil oleh massa.
Kerumunan menyeruak masuk, pintu dan pagar dihancurkan, dan perabotan rumah hingga perlengkapan elektronik diambil.
Kemarahan masyarakat dipicu dari pernyataan Ahmad Sahroni yang mengejek masyarakat dengan sebutan “orang tolong”.
2. Eko Patrio (Anggota DPR, PAN), Kuningan, Jakarta Selatan
Pada Sabtu malam, (30/8/2025) massa mengepung dan menjarah rumah Eko Patrio.
Barang-barang seperti kursi, lampu, elektronik, bahkan hewan peliharaan (kucing) ikut dibawa oleh massa.
Kemarahan muncul karena aksi “joget-joget” dengan musik sound horeg di tengah situasi masyarakat yang sedang marah perihal gaji DPR yang fantastis.
3. Uya Kuya (Surya Utama, Anggota DPR) Pondok Bambu, Jakarta Timur
Seperti halnya penjarahan di rumah Eko Patrio, kediaman Uya Kuya juga diserbu massa tak dikenal pada Sabtu malam.
Mereka menerobos gerbang, menjarah berbagai barang, termasuk sapu lidi dan bahkan hewan peliharaan.
Situasi sempat terkendali sebentar oleh kehadiran polisi, sebelum massa kembali masuk dan melakukan penjarahan.
Masyarakat marah usai pernyataan Uya Kuya yang mengatakan bahwa gaji Rp3 juta “tidak besar” sambil joget-joget.
4. Sri Mulyani (Menteri Keuangan) Bintaro, Tangerang Selatan
Menjelang dini hari, (31/8/2025), massa juga dilaporkan menyerbu rumah Sri Mulyani. Mereka menjarah berbagai barang berharga seperti elektronik, perhiasan, bahkan alat olahraga seperti ring basket.
Kebijakan fiskal dan pajak Sri Mulyani yang memberatkan rakyat dikontraskan dengan kekayaan pejabat menjadi pemicu kemarahan masyarakat.
Narasi yang menyinggung Dosen dan Guru juga menjadi dasar kemarahan masyarakat.
Itulah daftar nama anggota DPR dan pejabat yang rumahnya didatangi oleh massa pendemo. Peristiwa penjarahan ini menjadi cerminan dari jurang kepercayaan yang semakin dalam antara rakyat dan para pemimpinnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga