RADAR BOGOR – Banyak orang masih terbiasa mencatat password akun digital di kertas atau aplikasi catatan di handphone. Nyatanya, ada cara aman lainnya yang bisa dilakukan.
Pasalnya, kebiasaan mencatat password akun digital dengan cara tidak aman tersebut berpotensi besar memicu kebocoran data pribadi.
Di era digital, keamanan password akun digital menjadi kunci utama untuk melindungi privasi dan akun online.
Mengapa Tidak Boleh Catat Password di Kertas atau Notes HP?
Mencatat password secara manual, baik di buku catatan maupun di aplikasi notes bawaan handphone, sangat rentan terhadap kehilangan maupun pencurian.
Jika perangkat jatuh ke tangan orang lain, semua akun penting seperti email, media sosial, hingga mobile banking bisa dibobol dengan mudah.
Cara Lebih Aman Menyimpan Password
Dilansir dari akun instagram @diskominfojabar, untuk mengurangi risiko, ada beberapa langkah yang direkomendasikan para pakar keamanan siber:
1. Gunakan Password Manager
Aplikasi ini mampu menyimpan seluruh password dengan aman, sehingga pengguna hanya perlu mengingat satu master password.
2. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)
Baca Juga: Membanggakan, Santri Ponpes Al Ihsan Baron Bogor Lolos OSN Matematika Tingkat Nasional
Dengan 2FA, meski password utama bocor, akun tetap terlindungi karena ada kode verifikasi tambahan.
3. Manfaatkan Password Suggestions
Fitur ini biasanya tersedia di browser atau gadget untuk menghasilkan password acak yang lebih sulit ditebak.
4. Gunakan Pola Mnemonik
Buat kunci ingatan khusus agar password lebih mudah diingat tanpa harus dicatat.
5. Pisahkan Password Penting dan Umum
Gunakan password yang bervariasi, jangan hanya mengandalkan satu email dan kata sandi untuk semuanya.
Bedakan antara akun penting (perbankan, email utama) dengan akun biasa (forum, game, dll).
Keamanan Digital adalah Investasi
Kesadaran menjaga keamanan password harus menjadi kebiasaan.
Dengan memanfaatkan password manager dan fitur 2FA, perlindungan akun digital akan jauh lebih kuat.***
Editor : Rani Puspitasari Sinaga