RADAR BOGOR - Sebuah lukisan di rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani yang dibawa orang, saat rumahnya dijarah massa, kembali jadi sorotannya.
Mengenai lukisan yang ikut dijarah massa itu, diunggah oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani melalui akun Instagram miliknya.
Lukisan bunga warna warni yang dilengkapi dengan bingkai berwarna emas itu, terlihat dijarah massa, yang datang ke rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani tersebut.
Menkeu berusia 63 tahun itu lantas menjelaskan kronologi pencurian lukisan tersebut melalui keterangan pada unggahan akun Instagram pribadinya, Rabu, 3 September 2025.
Dia menjabarkan, bahwa dalam sebuah video penjarahan rumahnya, ada laki-laki menggunakan helm hitam yang memanggul lukisan, dengan cat minyak bunga, di atas kanvas ukuran lumayan besar.
Dengan percaya diri, kata Sri Mulyani, laki-laki itu membawa lukisan tersebut dalam operasi jarahan, pada Minggu, akhir Agustus dini hari itu.
Lebih lanjut, Sri Mulyani menjelaskan, lukisan tersebut mungkin tidak begitu berharga bagi penjarah, tapi baginya barang tersebut memiliki nilai kenangan yang sangat berharga.
Lukisan tersebut ternyata hasil karyanya tujuh belas tahun yang lalu, ia menyebutnya sebagai hasil perenungan diri yang sangat pribadi dan mendalam.
"Seperti rumah teman anak-anak saya tumbuh dan bermain, sangat pribadi dan menyimpan kenangan tak ternilai harganya," sambung tulisannya.
Kendati demikian, ia sangat menyayangkan karena lukisan bunga hasil karyanya itu kini telah raib seketika karena ulah oknum massa yang tidak bertanggung jawab.
Baginya peristiwa penjarahan tersebut menimbulkan rasa luka yang cukup dalam, karena baginya seperti tidak ada nurani yang dilakukan oleh para penjarah.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga