RADAR BOGOR - Demo yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia menyebabkan beberapa bangunan, termasuk warung milik pedagang harus mengalami kerusakan.
Kementerian Sosial (Kemensos) berkomitmen akan memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat yang tempat berjualannya harus hancur karena unjuk rasa yang belum lama ini terjadi di Indonesia.
Oleh karena itu, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta data masyarakat yang terdampak agar bansos bisa segera diberikan kepada mereka.
"Setiap yang menjadi bagian dari korban, itu kita akan coba untuk berikan dukungan atau bantuan, yang penting sekarang datanya bisa sampai ke kami dulu," kata Gus Ipul, dikutip dari laman kemensos.go.id, Jumat, 5 September 2025.
Sebelum diberikan bantuan, Kemensos tentu akan mendata dan melakukan asesmen terlebih dahulu terhadap warung-warung yang mengalami kerusakan, agar bansos yang diberikan bisa tepat sasaran.
Baca Juga: Jumat Berkah, Bansos PKH Tahap Ketiga 2025 Mulai Dicairkan di Bank Ini, Buruan Cek KKS Sekarang
Bukan hanya warung yang rusak saja, tetapi barang-barang lain yang hancur karena aksi massa satu Minggu ke belakang ini juga akan diberikan bantuan oleh pemerintah.
Hal itu selaras dengan apa yang disampaikan oleh Gus Ipul dalam keterangan yang ia sampaikan kepada awak media.
"Ya semuanya begitu, termasuk warga yang mungkin tadi tempat usahanya rusak, atau juga ada kerugian-kerugian lain, selama itu memang menjadi sesuatu yang bisa dicukupi syarat-syaratnya, kita akan bantu," ucap Gus Ipul.
Lebih lanjut, Mensos juga menambah, bahwa dalam menangani masalah ini Kemensos tidak berjalan sendiri, melainkan melibatkan berbagai pihak.
Dalam hal ini, Kemensos akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, Baznas, dan lembaga-lembaga lain yang tengah mengadakan donasi untuk para korban aksi demonstrasi.
Dengan demikian, setiap korban yang terdata di beberapa wilayah di Indonesia akan segera diberikan bantuan oleh pemerintah sebagai bentuk tanggung jawab dan perhatian kepada rakyatnya.
"Jadi intinya, setiap yang menjadi bagian dari korban, itu kita akan coba untuk berikan dukungan atau bantuan," jelas Gus Ipul.
Bantuan juga diberikan bukan hanya kepada masyarakat biasa, para petugas juga yang menjadi korban juga mendapat hak yang sama dari Kemensos.
Gus Ipul sendiri belum lama ini datang secara langsung ke RS Polri Keramat Jati untuk memberikan santunan kepada petugas yang tengah dirawat sebesar Rp5 juta.***