RADAR BOGOR – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memacu pengembangan teknologi di bidang kesehatan dengan fokus pada Internet of Medical Things (IoMT).
Melalui riset-riset terbarunya di Pusat Riset Telekomunikasi (PRT), BRIN mengembangkan sistem penginderaan medis jarak jauh yang memanfaatkan teknologi radar canggih untuk mendukung efisiensi dan kualitas layanan kesehatan.
Rizky Rahmatullah, peneliti utama dari PRT BRIN, menyatakan bahwa IoMT menjadi solusi revolusioner untuk rumah sakit dan layanan kesehatan masa kini.
Sistem ini memungkinkan pemantauan kondisi pasien secara real time dari jarak jauh serta memberikan dukungan telemedis yang mendekatkan tenaga medis spesialis dengan pasien tanpa batasan lokasi.
“Dengan data kesehatan tersimpan di cloud, proses diagnosis menjadi lebih personal dan cepat. Namun, tantangan utama adalah menjaga keamanan data sekaligus memastikan interoperabilitas perangkat agar manfaatnya maksimal,” ujar Rizky dalam webinar bertema “Non-Contact Health Monitoring With Radar: Towards IoMT Applications” pada Rabu (3/9).
Ide besar IoMT ini tidak hanya terbatas pada pemantauan di rumah, tetapi juga integrasi data yang dapat meningkatkan kualitas konsultasi telemedis.
Selain itu, pengembangan masa depan yang ambisius seperti digital twin pasien dan telesurgery robotik jarak jauh tengah menjadi fokus, asalkan regulasi dan infrastruktur jaringan mendukung.
Sementara itu, Tjahyo Adiprabowo, dosen Teknik Elektro dari Universitas Langlangbuana, memaparkan bahwa teknologi radar yang digunakan merupakan Frequency Modulated Continuous Wave (FMCW).
Teknologi ini memungkinkan deteksi aktivitas vital seperti pernapasan dan detak jantung tanpa harus kontak langsung dengan pasien.
“Radar mengonversi pergeseran fase dan frekuensi pantulan menjadi sinyal yang diolah guna menampilkan grafik pernapasan dan denyut jantung,” jelas Tjahyo.
Demonstrasi teknologi ini sudah mampu menampilkan data secara real time lewat dashboard yang dapat diakses melalui smartphone, membuka peluang besar untuk layanan telemonitoring berbasis IoMT.
Ke depan, fokus pengembangan teknologi ini harus tetap mengedepankan keamanan data dan keterjangkauan agar dapat diakses oleh masyarakat luas sesuai standar regulasi.***
Editor : Eli Kustiyawati