Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cara Praktis Mengisi Formulir Riwayat Hidup Harian PPPK Paruh Waktu 2025 di SSCASN Agar Proses Pendaftaran Lancar

Ira Yulia Erfina • Selasa, 9 September 2025 | 09:35 WIB
Cara Praktis Mengisi Formulir Riwayat Hidup Harian (DRH) PPPK Paruh Waktu 2025 di SSCASN
Cara Praktis Mengisi Formulir Riwayat Hidup Harian (DRH) PPPK Paruh Waktu 2025 di SSCASN

RADAR BOGOR - Bagi calon peserta PPPK Paruh Waktu, mengisi formulir Riwayat Hidup Harian (DRH) melalui akun SSCASN merupakan tahap krusial yang memerlukan ketelitian.

Panduan terbaru menjelaskan langkah demi langkah pengisian DRH agar proses administrasi berjalan lancar. Berikut panduan lengkapnya:

1. Langkah Awal

Setelah tautan formulir DRH PPPK Paruh Waktu muncul di akun SSCASN, pengguna akan diminta memilih antara “ya” atau “tidak”.

Memilih “ya” berarti melanjutkan pengisian formulir, sementara memilih “tidak” berarti peserta mengundurkan diri dari proses seleksi.

Sangat penting untuk memastikan keputusan ini sebelum melanjutkan, karena pilihan ini menentukan kelanjutan proses pendaftaran.

2. Pengisian Data Pribadi

Tahap pertama pengisian formulir adalah memasukkan data pribadi. Beberapa informasi dasar biasanya sudah terisi otomatis dari pembuatan akun SSCASN sebelumnya.

Namun, data lain seperti alamat lengkap, tinggi badan, berat badan, warna rambut, bentuk mata, dan warna kulit harus diisi secara manual.

Peserta diingatkan untuk mengisi data dengan seksama dan memastikan kode keamanan dimasukkan setiap kali menyimpan, agar informasi yang dimasukkan tidak hilang.

3. Riwayat Pendidikan

Setelah data pribadi, peserta diminta mengisi riwayat pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga gelar terakhir yang relevan untuk aplikasi PPPK.

Sistem memungkinkan pengguna untuk menambahkan pendidikan baru atau mengedit serta menghapus entri yang salah.

Memastikan semua data pendidikan akurat sangat penting karena akan memengaruhi penilaian administrasi.

4. Riwayat Pekerjaan dan Penghargaan

Tahap berikutnya adalah mengisi riwayat pekerjaan. Sebagian data kemungkinan sudah terisi secara otomatis berdasarkan informasi yang diberikan saat pendaftaran awal.

Selain itu, peserta juga dapat menambahkan penghargaan atau kehormatan yang pernah diterima.

Langkah ini membantu lembaga mengetahui pengalaman profesional dan prestasi peserta secara lengkap.

5. Riwayat Keluarga

Selanjutnya, peserta perlu mengisi data keluarga secara lengkap, mencakup informasi tentang pasangan, anak, orang tua, saudara, serta mertua.

Detail ini diperlukan untuk melengkapi administrasi personal dan mendukung data pendukung lain yang relevan.

6. Informasi Lainnya

Bagian ini mencakup keterlibatan peserta dalam organisasi, seperti pramuka, serta dokumen pendukung lainnya.

Informasi tambahan juga termasuk surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dan surat keterangan sehat jasmani dan rohani.

Melengkapi bagian ini dengan informasi yang lengkap akan membantu memperlancar proses verifikasi data peserta.

7. Unggah Dokumen

Langkah terakhir adalah mengunduh formulir DRH yang sudah diisi, mencetaknya, mengisi dengan huruf kapital menggunakan pulpen hitam, dan memindai kembali dokumen tersebut.

Setelah itu, peserta harus mengunggah formulir beserta dokumen tambahan, seperti SKCK dan surat pernyataan lima poin, ke sistem SSCASN.

Pastikan semua dokumen terunggah dengan benar sebelum menekan tombol submit, karena data yang sudah dikirim tidak bisa diubah lagi.

Panduan diakhiri dengan pengingat untuk memeriksa ulang semua data yang dimasukkan dan dokumen yang diunggah.

Setiap kesalahan, sekecil apapun, berpotensi memengaruhi jalannya proses seleksi, sehingga ketelitian dan kehati-hatian saat mengisi formulir DRH sangat penting untuk memastikan kelancaran pendaftaran PPPK Paruh Waktu.***

Editor : Eli Kustiyawati
#sscasn #pppk #DRH