Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Banjir Rendam Tiga Provinsi, BNPB Ungkap Bali dan NTT Jadi Daerah Terparah, Ini Langkah yang Dilakukan

Kholikul Ihsan • Rabu, 10 September 2025 | 22:32 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memberikan keterangan mengenai banjir yang terjadi di tiga provinsi, Jatim, Bali, dan NTT.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memberikan keterangan mengenai banjir yang terjadi di tiga provinsi, Jatim, Bali, dan NTT.

RADAR BOGOR - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terjadinya banjir besar di tiga provinsi, yakni Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyebut Bali dan NTT menjadi daerah yang terdampak paling parah.

“Jadi ada tiga provinsi yang dilanda banjir. Namun, yang paling berat saat ini adalah di Bali dan di NTT,” ujar Suharyanto dalam keterangan resmi melalui akun Instagram @bnpb_indonesia, Rabu (10/9).

Korban Jiwa di Bali dan NTT

Di Bali, banjir melanda empat kabupaten/kota yaitu Denpasar, Jembrana, Gianyar, dan Tabanan. Dari wilayah tersebut, tercatat dua korban jiwa ditemukan meninggal di Kabupaten Jembrana.

Sementara itu, di Kabupaten Nagekeo, NTT, jumlah korban mencapai empat orang meninggal dan empat orang dilaporkan masih hilang.

Kendati genangan air di wilayah tersebut sudah mulai surut, tim BNPB sudah disiagakan untuk memperkuat penanganan darurat.

Langkah Cepat Penanganan BNPB

BNPB menegaskan sudah menyiapkan langkah tanggap darurat.

Tim khusus dijadwalkan berangkat malam ini menuju NTT melalui jalur udara ke Kupang, dilanjutkan ke Ende, sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Kabupaten Nagekeo.

Sedangkan provinsi Bali, Kepala BNPB Suharyanto menegaskan, secepatnya turun langsung ke lapangan memimpin operasi tanggap darurat becana.

Sementara di provinsi NTT, penanganan darurat akan dikomandoi Deputi BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan.

Bantuan Logistik Mulai Didistribusikan

BNPB memastikan distribusi logistik darurat seperti makanan, pakaian, tenda, matras, serta genset sudah dalam proses menuju lokasi terdampak.

Baca Juga: Ribuan Alumni Bakal Lari bersama Meriahkan Lustrum XV SMAKBO 75 Tahun dalam HASKA Fun Run 2025, Pendaftarannya Masih Dibuka

“Ini kebutuhan dasar yang selalu diutamakan saat bencana. Kebutuhan tambahan baru akan dihitung setelah tim tiba di lapangan,” jelas Suharyanto.

BNPB Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Selain upaya penanganan langsung, BNPB juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar proses pemulihan di wilayah terdampak berjalan cepat.

Hingga kini, belum ada laporan terkait korban dari warga asing.

“Ini masih informasi awal dan data akan terus diperbarui. Kami pastikan setiap perkembangan akan disampaikan secara berkala,” pungkas Suharyanto.***

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bencana #bnpb #ntt #jawa timur #bali