RADAR BOGOR - Fenomena unik sekaligus mengejutkan tengah jadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Pasalnya, sebelum film utama diputar, layar bioskop menayangkan sebuah video berisi cuplikan kegiatan, dan pencapaian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Video Presiden Prabowo Subianto di bioskop berdurasi pendek itu muncul, layaknya iklan pembuka (bumper video) yang biasanya berisi promosi makanan atau himbauan etika menonton film.
Bedanya, kali ini yang tampil di bioskop sebelum film mulai, adalah cuplikan resmi tentang berbagai aktivitas kenegaraan Presiden Prabowo Subianto, mulai dari kunjungan kerja, program pembangunan, hingga pesan-pesan kebangsaan.
Kemunculan video ini sontak memicu beragam reaksi. Banyak penonton yang mengaku kaget karena sebelumnya tidak pernah ada tayangan seperti itu di bioskop Tanah Air.
“Awalnya kukira iklan biasa, ternyata video Presiden Prabowo. Baru kali ini nonton bioskop dapat video presiden,” tulis salah satu warganet di platform X yang unggahannya langsung viral.
Sebagian netizen menilai kemunculan video tersebut merupakan langkah inovatif untuk menyampaikan informasi pemerintah kepada masyarakat luas, terutama kalangan muda yang banyak menonton film di bioskop.
Namun, ada juga yang mempertanyakan relevansi penayangan video pemerintahan di ruang hiburan.
Selama ini, layar bioskop Indonesia identik dengan iklan produk, teaser film, atau himbauan menjaga kebersihan studio.
Maka tak heran bila munculnya tayangan Presiden di sela-sela rangkaian iklan terasa tak biasa dan mencuri perhatian.
Belum ada keterangan resmi dari pihak jaringan bioskop mengenai apakah video ini merupakan kampanye sosialisasi berskala nasional atau hanya tayangan sementara.
Namun, dari pantauan media sosial, fenomena ini terjadi di beberapa bioskop besar di kota-kota besar.
Fenomena tayangan video Presiden Prabowo sebelum film ini akhirnya memunculkan perdebatan publik.
Sebagian menganggapnya cara kreatif mendekatkan pemerintah dengan generasi muda.
Namun, ada pula yang menilai ruang hiburan sebaiknya tidak dicampur dengan konten politik atau pemerintahan agar tetap netral.
Apapun pandangan yang muncul, satu hal pasti kehadiran video ini telah berhasil mencuri perhatian jutaan pasang mata dan memantik diskusi hangat di jagat maya.