RADAR BOGOR – Berdasarkan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, pemerintah berencana memperketat seleksi penerimaan ASN pada tahun 2026.
Hal ini dilakukan dengan menerapkan kebijakan zero atau minus growth, yang berarti formasi yang dibuka akan sangat mempertimbangkan jumlah pegawai yang pensiun serta kebutuhan riil di lapangan.
Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menjelaskan bahwa formasi ASN tahun 2026 akan disesuaikan dengan kebutuhan setiap kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Menurutnya, hal ini juga memperhitungkan jumlah pegawai yang telah pensiun.
Penyebaran PNS di Indonesia: Provinsi dengan Jumlah Terbanyak dan Tersedikit
Data menarik dari artikel ini menunjukkan persebaran PNS di seluruh Indonesia. Jawa Timur menempati peringkat pertama sebagai provinsi dengan PNS terbanyak, sementara wilayah di Papua memiliki jumlah PNS paling sedikit.
Berikut daftar lengkapnya:
Top 10 Provinsi dengan Jumlah PNS Terbanyak
1. Jawa Timur (340 ribu PNS)
2. Jawa Tengah (313 ribu PNS)
3. Jawa Barat (307 ribu PNS)
4. Jakarta (DKI) (230 ribu PNS)
5. Sumatera Utara (190 ribu PNS)
6. Sulawesi Selatan (171 ribu PNS)
7. Aceh (149 ribu PNS)
8. Sumatera Selatan (113 ribu PNS)
9. Sumatera Barat (109 ribu PNS)
10. Banten (106 ribu PNS)
Top 10 Provinsi dengan Jumlah PNS Paling Sedikit
1. Papua Selatan (17 ribu PNS)
2. Papua Barat Daya (21 ribu PNS)
3. Papua Pegunungan (21 ribu PNS)
4. Kalimantan Utara (21 ribu PNS)
5. Papua Tengah (25 ribu PNS)
6. Papua Barat (27 ribu PNS)
7. Kepulauan Bangka Belitung (30 ribu PNS)
8. Gorontalo (31 ribu PNS)
9. Sulawesi Barat (33 ribu PNS)
10. Kepulauan Riau (38 ribu PNS)
Dengan kebijakan seleksi yang semakin ketat, ada baiknya para calon pendaftar mulai mempersiapkan diri sejak sekarang. Persaingan untuk menjadi ASN pada tahun 2026 diprediksi akan sangat kompetitif.***
Editor : Eli Kustiyawati