Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ahmad Dofiri, Jenderal Ganteng yang Pecat Ferdy Sambo Digandeng Presiden Prabowo Subianto untuk Reformasi Kepolisian, Kapolri Bilang Begini

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 18 September 2025 | 19:35 WIB
Ahmad Dofiri saat dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian.
Ahmad Dofiri saat dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian.

RADAR BOGOR - Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih, kali ini Ahmad Dofiri ikut dilantik.

Ya, sejak 17 September 2025 Ahmad Dofiri yang merupakan purnawirawan Polri diberi amanah menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian.

Ahmad Dofiri sudah dikenal masyarakat terlebih saat munculnya kasus pembunuhan Brigadir J (Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat) yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo.

Saat menjabat Kabaintelkam Polri, pada Agustus 2022 Ahmad Dofiri menjadi pimpinan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

Pada 26 Agustus 2022, hasil sidang mengeluarkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada Ferdy Sambo.

Pasca dilantiknya Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, pihaknya selalu terbuka terhadap berbagai masukan terutama perbaikan.

Dengan tegas, Kapolri akan mengikuti arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Kita selalu terbuka, apalagi dengan komite, dengan penasihat presiden tentunya kita akan membuka ruang untuk mendapatkan masukan dan perbaikan karena memang terkait dengan hal tersebut terus kita lakukan," tuturnya kepada wartawan.

Berbagai jabatan pernah dijalani Ahmad Dofiri.

Ya, pria kelahiran 4 Juni 1967 tersebut sebelum resmi pensiun 30 Juni 2025, pada 13 November 2024 pernah menjadi Wakapolri menggantikan Agus Andrianto.

Ahmad Dofiri mengenyam pendidikan di SD Negeri Tegalurung dan lulus tahun 1980.

Kemudian, Ahmad Dofiri menjalani pendidikan di SMP Negeri 1 Indramayu dan lulus pada tahun 1983.

Sementara itu, menjadi siswa SMA Negeri 1 Sindang serta lulus pada tahun 1986.

Ahmad Dofiri menjalani pendidikan di Akpol dan lulus pada tahun 1989 dan menerima penghargaan Adhi Makayasa.

Pada tahun 2000, Ahmad Dofiri menyelesaikan Program Pascasarjana Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia.

Ahmad Dofiri yang sering dijuluki Jenderal ganteng tersebut menyelesaikan berbagai pendidikan diantaranya Dikjur Serse Umum tahun 1992, Daspa Brimob tahun 1994, PTIK tahun 1996, Sespim Polri tahun 2003 serta Sespimti Polri tahun 2012.

Ahmad Dofiri berkarier dimulai menjadi Kanit Resintel Polsekta Tangerang Polda Metro Jaya tahun 1990.

Selanjutnya menjadi Kanit Resmob Polres Tangerang tahun 1991, Danton Tar Akpol tahun 1992, Kapuskodalops Polres Tangerang tahun 1996, Kapolsekta Jatiuwung tahun 1997, dan Kapolsek Metro Kebayoran Baru tahun 1998.

Sekitar Tahun 1999, Ahmad Dofiri dipercaya menjabat Pok Peneliti Ahli PPITK-PTIK.

Selanjutnya, Ahmad Dofiri menjadi Kassubag Jabpamentil Bagian SDM Polri tahun 2005, Kapolres Bandung tahun 2007, Wakapolwiltabes Bandung tahun 2009 hingga Kapoltabes Yogyakarta tahun 2009.

Sekitar tahun 2016, Ahmad Dofiri menjadi Kapolda Banten, lalu menjadi Karosunluhkum Divkum Polri dan Kapolda DIY pada tahun 2016.

Ahmad Dofiri juga sempat menduduki jabatan sebagai Asisten Logistik Kapolri tahun 2019, Kapolda Jawa Barat tahun 2020, Kabaintelkam Polri tahun 2021 hingga Irwasum Polri tahun 2023. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#polri #ahmad dofiri #presiden prabowo subianto