RADAR BOGOR – Suhu politik di Kabupaten Pati kembali memanas.
Jumat (18/9), massa dari Masyarakat Pati Bersatu (MPB) menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kabupaten Pati.
Aksi tersebut dipicu lambannya proses pengajuan usulan pemakzulan terhadap Bupati Pati Sudewo oleh Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati.
Sebelumnya, DPRD membentuk pansus pasca demonstrasi besar-besaran warga yang menuntut Sudewo mundur dari jabatannya pada Juli lalu.
Aksi demonstrasi kali ini dimulai pukul 13.00 WIB. Setelah berkumpul di sekitar Alun-Alun Pati, massa bergerak menuju kantor DPRD setempat.
Seusai berorasi, perwakilan demonstran beraudiensi dengan pimpinan dewan.
Aksi ini merupakan yang kedua setelah demo besar Juli lalu.
Namun, Koordinator Aksi Harno menolak jika disebut sebagai ”jilid dua”.
”Perlu saya tegaskan bahwa (demo) ini bukan jilid dua. Melainkan, jilid satu seperempat," ucapnya.
Dalam aksinya, massa menyerukan 13 tuntutan utama kepada legislator.
Salah satunya, mendesak Pansus Hak Angket DPRD mempercepat proses pemakzulan Bupati Sudewo.
Mereka juga meminta Partai Gerindra memecat Sudewo dari keanggotaan partai serta mendorong agar ia mundur dari jabatan bupati.
”Masyarakat Pati tidak ingin lagi dipimpin oleh figur bermasalah,” tegas perwakilan Tim Advokasi MPB Maulana Ababil.
Selain itu, MPB menyoroti dinamika politik di tubuh DPRD terkait usulan hak angket.
Mereka meminta sejumlah anggota pansus diganti, serta meminta Ketua Pansus Hak Angket Teguh Bandang Waluyo tetap dipertahankan di posisinya.
Alasannya, pergantian dikhawatirkan menghambat proses pemakzulan.
Hingga pukul 15.00, massa masih bertahan di depan Gedung DPRD Pati sambil berorasi.
Sementara itu, sejumlah perwakilan aksi sudah diterima masuk untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan dan anggota dewan.
Dalam orasinya, Koordinator Aksi Supriyono (Botok) menegaskan aksi kali ini berlangsung damai.
”Kami hadir memberi sinyal kepada anggota DPRD, ketua DPRD dan Presiden Prabowo bahwa masyarakat Pati benar-benar mengawal hak angket," tegasnya.
Dalam aksi tersebut, perwakilan massa ditemui pimpinan DPRD Pati bersama rombongan.
Baca Juga: Dalam Keadaannya Berpelukan, Dua Bocah Tenggelam di Sungai Cisadane Bogor Ditemukan Tim SAR Gabungan
Mereka pun beraudiensi terkait tuntutan yang disampaikan. (adr/ris)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim