RADAR BOGOR – Kabar terbaru seputar penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 mulai beredar.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menyatakan bahwa rekrutmen CPNS 2026 masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo.
Meskipun demikian, sudah ada beberapa instansi yang menyampaikan kebutuhan formasi untuk pegawai baru.
“Alokasi CPNS biasanya dari instansi. Mereka sudah punya perencanaan kepegawaian lima tahunan. Kami hanya memberikan formasi,” ucap Rini Widyantini.
Di lain pihak, Menteri Keuangan Purbaya menambahkan bahwa pembukaan rekrutmen CPNS diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengatasi tantangan ekonomi.
“Anggaran untuk kementerian baru sudah diakomodasi dan sedang dihitung potensi penambahan ke daerah. Semua keputusan ini tentu akan dibahas bersama DPR,” jelas Menteri Keuangan Purbaya.
Bagi calon pelamar, menyiapkan dokumen sejak dini adalah langkah bijak. Berikut daftar berkas yang perlu disiapkan:
• KTP: Foto harus jelas dan tidak buram.
• Swafoto: Foto terbaru dengan pakaian rapi.
• Ijazah: Pindai dokumen asli, pastikan semua detail terbaca.
• Transkrip Nilai: Pindai dokumen asli berwarna, pastikan detail tetap terbaca meskipun diubah ukurannya.
Baca Juga: SPBU Swasta Beli Base Fuel dari Pertamina, Produk BBM Dicampur di Masing-Masing Tanki Badan Usaha
• Sertifikat Akreditasi Kampus/Prodi: Harus sesuai dengan akreditasi pada tahun kelulusan.
• Surat Lamaran: Ikuti format resmi dari instansi yang dilamar.
• Pembubuhan Materai: Gunakan tanda tangan basah dan materai yang berlaku.
Selain dokumen, para pelamar juga disarankan memahami alur seleksi yang meliputi:
1. Pendaftaran akun di portal SSCASN.
2. Pemilihan formasi.
3. Seleksi administrasi.
4. Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem CAT.
5. Pengumuman hasil SKD.
6. Ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang bisa berupa wawancara atau tes kesehatan.
7. Pengumuman kelulusan akhir dengan komposisi nilai 40% dari SKD dan 60% dari SKB.
8. Pendaftaran ulang administrasi.
Menyiapkan berkas lebih awal dapat mencegah kesalahan teknis, seperti file yang tidak terbaca atau format yang tidak sesuai, meskipun jadwal resmi belum diumumkan.***