Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Viral di TikTok, Tepuk Sakinah Jadi Tren Baru, Ternyata Punya Makna Mendalam untuk Calon Pengantin

Khairunnisa RB • Senin, 22 September 2025 | 21:11 WIB

Para calon pengantin bimbingan pranikah dan tepuk sakinah di KUA
Para calon pengantin bimbingan pranikah dan tepuk sakinah di KUA

RADAR BOGOR - Belakangan ini dunia maya, khususnya TikTok, dihebohkan dengan sebuah tren baru yang tak biasa. Istilah Tepuk Sakinah untuk calon pengantin, mendadak memenuhi beranda dan sukses membuat netizen ramai-ramai penasaran.

Video berdurasi singkat yang diunggah akun TikTok @kuawongsorejo soal tepuk sakinah bagi calon pengantin, bahkan langsung melesat menjadi viral, karena bukan hanya menghibur, tetapi juga dianggap sarat makna.

Tak butuh waktu lama, tren tepuk sakinah di TikTok untuk calon pengantin ini menjelma menjadi bahan perbincangan hangat.

Baca Juga: Catat Baik-baik, 8 Bansos Selain PKH BPNT Ini Bakal Disalurkan Pemerintah Pada Akhir Bulan September hingga Oktober 2025

Banyak pengguna TikTok mengaku terhibur sekaligus penasaran, bahkan ada yang sampai ingin mencoba menghafalkan “tepukan” unik tersebut.

Tetapi, pertanyaan besar pun muncul, apa sebenarnya makna di balik Tepuk Sakinah yang bikin heboh ini?

1. Bermula dari ruang bimbingan pra-nikah KUA

Ternyata, fenomena ini bukan sekadar gimmick hiburan.

Baca Juga: BMKG Ungkap Penyebab Rangkaian Gempa Sukabumi, Bukan Akibat Geothermal

Tepuk Sakinah berawal dari salah satu materi dalam bimbingan pra-nikah di KUA Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur.

Di sinilah sosok Lulu Atin Mustafida, yang akrab dipanggil Bunda Lulu, memperkenalkan metode unik tersebut.

Bunda Lulu menjelaskan bahwa dirinya memilih pendekatan yang berbeda dalam menyampaikan materi.

Ia merasa bahwa suasana bimbingan akan lebih menyenangkan jika dilakukan dengan cara yang sederhana, santai, dan akrab, layaknya percakapan antara orang tua dengan anak.

Baca Juga: Singgung Layanan Kesehatan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Perintahkan Sopir Ambulans Diangkat Jadi Tenaga Pemerintah

Dengan metode itu, materi yang sering dianggap kaku justru bisa diterima dengan lebih mudah oleh peserta, apalagi karena sebagian dari mereka seusia dengan anak-anaknya sendiri.

2. Ternyata sarat makna: Lima pilar keluarga sakinah

Jangan salah, tepukan yang terlihat sederhana itu ternyata mengandung pesan yang mendalam.

Menurut penjelasan Bunda Lulu, Tepuk Sakinah merangkum lima pilar penting dalam membangun keluarga sakinah, yakni:

• Berpasangan sebagai fondasi pertama,

Baca Juga: Revitalisasi Situ Ciburuy, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sediakan Hunian Sementara untuk Warga Terdampak

• Janji kokoh yang menjadi komitmen,

• Memperlakukan pasangan dengan baik dengan saling mencintai, menghormati, dan menjaga,

• Musyawarah dalam menghadapi berbagai persoalan rumah tangga,

• Saling rida sebagai wujud penerimaan tulus antara pasangan.

Kelima nilai tersebut sengaja dikemas dalam bentuk tepukan agar lebih mudah diingat.

Baca Juga: Analisis Para Pakar Sepak Bola Tentang Perebutan Ousmane Dembele Dan Lamine Yamal di Ballon d'Or

Hasilnya, calon pasangan suami istri tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga punya cara praktis untuk menghafalkan nilai-nilai penting dalam rumah tangga.

3. Lebih mudah dihafal, bisa jadi penyelamat ketika konflik

Metode yang sederhana ini ternyata sangat bermanfaat.

Bunda Lulu menuturkan bahwa dengan cara seperti ini, para peserta bimbingan pra-nikah dapat mengingat pilar-pilar tersebut dengan cepat.

Bahkan, ia berharap ketika pasangan sudah menikah dan menghadapi konflik rumah tangga, mereka bisa kembali mengingat Tepuk Sakinah sebagai pengingat untuk menurunkan ego.

Lebih jauh, ia meyakini bahwa mengulang-ulang tepukan ini bisa mencairkan suasana tegang.

Baca Juga: KKS Peralihan Harus Sabar, Kemensos dan Bank Penyalur Fokus Distribusikan Kartu Baru agar Dana Bansos Cair di Oktober 2025

Bayangkan saja, di saat pasangan mulai berselisih, tiba-tiba salah satu mengingatkan dengan Tepuk Sakinah, alih-alih melanjutkan pertengkaran, justru bisa berakhir dengan tawa bersama.

4. Dari ruang KUA ke FYP TikTok

Tidak ada yang menyangka, metode sederhana ini akan viral di dunia maya.

Namun, berkat unggahan di akun resmi TikTok KUA Wongsorejo, video Tepuk Sakinah mendadak jadi perbincangan publik.

Dari yang awalnya hanya sebuah metode edukasi, kini justru menjelma menjadi tren yang menghibur sekaligus mendidik.

Baca Juga: Bansos Tambahan Oktober 2025 Makin Lengkap, 18,3 Juta KPM Dapat Beras dan 4 Liter Minyak Goreng untuk Akhir Tahun, Lebih dari PKH BPNT

Fenomena ini membuktikan bahwa media sosial memang punya kekuatan besar dalam menyebarkan informasi.

Sesuatu yang sederhana bisa meledak menjadi viral, apalagi jika menyentuh sisi emosional, kocak, namun tetap penuh makna seperti Tepuk Sakinah.

Banyak netizen yang kini mengaku ingin belajar bahkan menghafal Tepuk Sakinah.

Mereka menyadari bahwa di balik kesederhanaannya, ada pesan penting tentang bagaimana membangun rumah tangga yang kokoh dan harmonis.

Baca Juga: Tak Perlu Lewat Hp, Semua Warga Bisa Daftar Bansos Digital 2025 Bawa Harapan Baru dengan Syarat Mudah

Jadi, bisa dibilang Tepuk Sakinah bukan sekadar tren viral di TikTok.

Lebih dari itu, ia merupakan metode kreatif yang bisa membantu calon pengantin bahkan pasangan yang sudah menikah untuk mengingat kembali fondasi penting dalam berumah tangga.

Pertanyaannya sekarang, apakah kamu sudah siap ikut tepuk tangan bareng dan menghafal Tepuk Sakinah biar hubungan makin adem ayem? 

Kegiatan ini dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu di kawasan Ekowisata Bamboe Wanadesa Balikpapan, dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai peserta utama.
Kegiatan ini dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu di kawasan Ekowisata Bamboe Wanadesa Balikpapan, dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai peserta utama.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#calon pengantin #tepuk sakinah #tiktok