Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wajib Rutin Cek Gula Darah, Cara Efektif Mencegah Komplikasi Diabetes

Yosep Awaludin • Rabu, 24 September 2025 | 11:46 WIB
ilustrasi diabetes (Freepik)
ilustrasi diabetes (Freepik)

RADAR BOGOR - Bagi penderita diabetes, menjaga gula darah tetap stabil itu wajib. Tidak cukup hanya mengandalkan obat atau suntikan insulin.

Pemantauan gula darah secara rutin juga sangat penting, untuk mengtahui apakah pengobatan dan pola hidup yang dijalani sudah benar-benar efektif.

Menurut dr. Hoo Yumilia, SpPD-KEMD, FINASIM, di Mayapada Hospital Bandung, gula darah bisa berubah-ubah dipengaruhi makanan, aktivitas fisik, stres, bahkan pola tidur.

“Oleh karena itu, pengecekan gula darah sangat penting untuk membantu mendeteksi kapan gula terlalu tinggi (hiperglikemia) atau terlalu rendah (hipoglikemia),” katanya.

Lebih jauh, pemantauan gula darah juga membantu dokter menentukan pengobatan yang paling tepat untuk tiap pasien.

“Setiap orang punya respons berbeda terhadap obat atau insulin. Dengan pemantauan, dokter bisa menyesuaikan dosis sehingga terapi lebih terarah,” tambahnya.

Tak hanya untuk jangka pendek, memantau gula darah juga berfungsi untuk mencegah komplikasi dan melindungi organ vital tubuh dalam jangka panjang.

Jika gula darah terus tinggi dan tidak terkontrol, risiko kerusakan pembuluh darah, ginjal, mata, saraf, hingga jantung akan semakin besar.

Selain itu, pemantauan gula darah membuat pasien lebih percaya diri dalam mengendalikan penyakitnya.

Dengan melihat hasil pemeriksaan, pasien bisa belajar mengatur pola makan, aktivitas, hingga gaya hidup agar gula darah tetap stabil.

Ada beberapa cara memantau gula darah seperti yang dijabarkan oleh dr. Yumilia. Pertama, yang paling praktis adalah pemeriksaan rutin secara mandiri di rumah dengan glukometer.

Pemeriksaan ini cukup hanya dengan menusuk ujung jari, hasilnya langsung terlihat dalam hitungan detik.

Umumnya dilakukan sebelum makan, dua jam setelah makan, sebelum tidur, atau saat muncul gejala hipoglikemia.

Kedua, pemeriksaan HbA1c yaitu, tes laboratorium yang menggambarkan rata-rata gula darah selama tiga bulan terakhir.

Hasil ini membantu melihat pengendalian diabetes dalam jangka panjang, dengan target umum <7%.

Ketiga, Continuous Glucose Monitoring (CGM). Teknologi terbaru dengan sensor kecil yang ditempel di kulit untuk memantau kadar gula selama 24 jam penuh.

Hasilnya langsung terbaca di aplikasi HP atau alat khusus, sehingga pasien bisa melihat pola naik-turun gula darah harian.

“Pemantauan gula darah sama pentingnya dengan obat dan insulin. Dengan rutin melakukannya, pasien bisa terhindar dari kondisi darurat dan komplikasi,” tegas dr. Yumilia.

Untuk mempermudah manajemen diabetes dan pencegahan diabetes, Mayapada Hospital menghadirkan layanan Sugar Clinic yang menyediakan skrining diabetes berbasis AI, pemeriksaan gula darah (HbA1c), serta tes kolesterol.

Layanan ini membantu mendeteksi risiko prediabetes maupun diabetes sejak dini sekaligus menjaga kesehatan metabolisme.

Sugar Clinic tersedia di unit Mayapada Hospital yang ada di Jakarta (Kuningan dan Lebak Bulus), Tangerang, Bandung, dan Surabaya.

Informasi lengkap seputar layanan di Mayapada Hospital dan konsultasi ada dalam fitur Health Articles & Tips di MyCare dan fitur Personal Health untuk memantau kebugaran (langkah kaki, detak jantung, kalori terbakar, dan BMI). (***)

Editor : Yosep Awaludin
#gula darah #diabetes #bandung