Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bersinar di CAEXPO–CABIS 2025, Paviliun Kalimantan Selatan Jadi Magnet Investor

Siti Dewi Yanti • Kamis, 25 September 2025 | 09:58 WIB

Paviliun Kalimantan Selatan di acara CAEXPO–CABIS 2025
Paviliun Kalimantan Selatan di acara CAEXPO–CABIS 2025

RADAR BOGOR – Langkah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menapaki panggung internasional di ajang China–ASEAN Expo (CAEXPO) ke-22 dan KTT Bisnis & Investasi China–ASEAN (CABIS) 2025 bukan sekadar seremoni.

Mengusung City of Charm Indonesia, Kalsel menjadi etalase ekonomi daerah yang memikat perhatian ribuan pelaku usaha di Nanning International Convention & Exhibition Center (NICEC), Guangxi, Tiongkok.

Sejak pembukaan pada 17 September 2025, Paviliun Kalsel langsung menyedot perhatian.

Baca Juga: KPM bakal Diaudit, Siapkan Ground Check untuk Penyaluran Bansos Tahap 4, Cek Kembali Kelengkapan Data Kamu

Gubernur Kalsel H. Muhidin, melalui Kepala Dinas Perdagangan Ahmad Bagiawan menegaskan, keikutsertaan Kalsel membawa misi penting.

“Kami hadir dengan semangat mempromosikan potensi Banua, membuka pintu kerja sama dengan Guangxi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global,” ujar Ahmad Bagiawan.

Dalam acara tersebut, sejumlah komoditas unggulan Kalsel terpampang di paviliun City of Charm.

Baca Juga: Hidden Dragon Hill, Wisata Baru di Bogor dengan Nuansa Kuil Bergaya Kyoto dan Kebun Durian

Batu bara yang kini dikembangkan ke arah hilirisasi, Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya, hasil laut termasuk albumin dari ikan haruan, hingga kerajinan dan kuliner tradisional, tampil memikat.

Di acara yang sama, 3 perusahaan besar di bawah Jhonlin Group hadir dengan membawa agenda memperluas jejaring dagang.

Kehadiran mereka menegaskan, Kalsel tak hanya sekedar potensi, tapi juga kesiapan dunia usaha daerah membangun kerja sama strategis.

Baca Juga: Peringati Hari Tani Nasional, BRI Perkuat Sektor Pertanian Melalui Pemberdayaan dan Akses Pembiayaan Inklusif

Puncak diplomasi ekonomi Kalsel terjadi pada Forum Bisnis dan Investasi China (Guangxi)–Indonesia (Kalimantan Selatan) pada 19 September 2025.

Dalam forum tersebut, sejumlah capaian dihasilkan, seperti, penandatanganan kerja sama antara Liuzhou Vocational and Technical College dengan Universitas Lambung Mangkurat.

Capaian lainnya adalah MoU Guangxi Kehong Pest Control Co., Ltd. dengan CV Menata Citra Selaras di sektor vokasi dan pertanian dan diskusi mendalam di sektor energi baru, termasuk pengembangan rantai industri minyak sawit.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Bisnis China–ASEAN, Yang Yanyan, menilai Guangxi sebagai pintu utama China–ASEAN dan Kalsel sebagai simpul penting Indonesia.

Baca Juga: Masih Percaya Penderita Diabetes Dilarang Mengonsumsi Buah? Simak Faktanya!

Ia menyarankan agar membangun tolok ukur baru industri, mengaktifkan tenaga baru berbasis platform, dan membuka ruang konektivitas darat dan laut.

Andi Anzhar Cakra Wijaya, Wakil Ketua Umum KADIN RI mengungkapkan, Kalsel memiliki potensi besar di pertanian, perkebunan, dan pertambangan.

Asosiasi Pengusaha Muda China melihat kolaborasi dengan pengusaha muda Kalsel sebagai jembatan komunikasi baru.

Dari pertanian hingga manufaktur, peluang kerja sama ini diyakini memperkuat kepercayaan serta menambah daya tahan rantai pasokan di tengah tantangan global.

Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kemendag RI Miftah Farid menekankan, kemitraan strategis inklusif antara Indonesia dan China semakin penting.

"Kerja sama yang berkelanjutan akan memperkuat daya saing dan membuka peluang baru, pungkasnya.

Baca Juga: Pemerintah Salurkan Bansos Minyak Goreng dan Beras untuk 18,27 Juta Keluarga, Anggaran Capai Rp6,5 Triliun

CAEXPO–CABIS 2025 menegaskan posisi Kalsel bukan hanya sebagai lumbung energi dan perkebunan, tapi juga sebagai mitra strategis China.

Gubernur Kalsel Muhidin mengatakan, Kalimantan Selatan memiliki potensi besar dan layak diperhitungkan di kancah global.

"Dengan dukungan kerja sama dan investasi, ekonomi Banua akan semakin tumbuh, pembangunan pun akan melaju kencang, tuturnya.

 

 

 

Editor : Siti Dewi Yanti
#muhidin #kalimantan selatan #caexpo cabis 2025