RADAR BOGOR - Progres penetapan Nomor Induk (NI) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi paruh waktu di wilayah Bogor, yang mencakup Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor, menunjukkan perkembangan yang bervariasi.
PPPK Paruh Waktu sendiri merupakan inovasi terbaru dalam manajemen ASN yang bertujuan memberikan kesempatan kerja kepada individu dengan durasi kerja yang lebih fleksibel, namun tetap memberikan hak dan kewajiban sesuai undang-undang kepegawaian.
Data yang dirilis oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 1 Oktober 2025 merinci status dari setiap usulan yang masuk berdasarkan kategori berikut:
Baca Juga: Tips Hemat Kuota Internet Tanpa Mengurangi Kualitas Browsing
- Usul Masuk: Total jumlah berkas usulan yang telah diterima BKN.
- ACC (Disetujui): Usulan yang telah lolos verifikasi ketat dan disetujui untuk penetapan NI.
- BTS (Berkas Tidak Sesuai): Usulan yang memiliki ketidaksesuaian pada dokumen berkas yang diajukan.
- TMS (Tidak Memenuhi Syarat): Usulan yang secara substansi tidak memenuhi persyaratan dasar penetapan NI.
- Proses Verifikasi: Jumlah usulan yang sedang dalam tahap pemeriksaan oleh BKN.
Progres Kabupaten Bogor
Untuk Pemerintah Kabupaten Bogor, progresnya sudah mendekati tahap akhir. Total Usul Masuk tercatat sebanyak 18 berkas.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 usulan telah dinyatakan ACC atau disetujui. Hanya 1 usulan yang masuk kategori BTS, dan nihil (0) untuk kategori TMS.
Yang menggembirakan, seluruh berkas telah diproses, dengan jumlah Proses Verifikasi saat ini adalah 0.
Ini mengindikasikan bahwa sebagian besar penetapan NI PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bogor telah selesai atau menunggu persetujuan akhir.
Progres Kota Bogor
Situasi berbeda terjadi di Pemerintah Kota Bogor. Jumlah Usul Masuk jauh lebih besar, mencapai 3.728 berkas.
Namun, hingga data terbaru, belum ada satupun usulan yang dinyatakan ACC (0). Terdapat 34 berkas yang masuk kategori BTS, dan 0 usulan berstatus TMS.
Mayoritas berkas, yaitu sebanyak 3.694, masih berada dalam tahapan proses verifikasi. Tingginya angka dalam proses verifikasi menunjukkan bahwa BKN masih bekerja keras untuk meneliti ribuan berkas yang diajukan oleh pelamar di Kota Bogor.
Pelamar di Kota Bogor diharapkan bersabar sambil terus memantau informasi resmi terkait hasil verifikasi ini.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga