RADAR BOGOR - Setelah sempat tidak dibuka pada tahun 2025, seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diperkirakan akan kembali diselenggarakan pada tahun 2026.
Sejumlah indikator memperkuat kemungkinan tersebut, termasuk selesainya pengangkatan tenaga honorer dan PPPK, banyaknya formasi kosong, serta pembentukan kementerian baru yang membutuhkan tambahan sumber daya manusia.
Berikut panduan lengkap mengenai persiapan yang perlu dilakukan bagi calon peserta tes CPNS 2026.
1. Alasan CPNS 2026 Kemungkinan Dibuka
Beberapa faktor yang memperkuat peluang pembukaan rekrutmen CPNS tahun 2026 antara lain:
• Usulan formasi baru: Sejumlah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah telah mengajukan kebutuhan pegawai baru kepada Kemenpan RB.
• Penyelesaian tenaga honorer dan PPPK: Pemerintah menargetkan proses pengangkatan selesai pada Oktober 2025, membuka ruang bagi rekrutmen baru.
• Formasi kosong tahun 2024: Sekitar 400.000 formasi belum terisi dari seleksi sebelumnya.
• Kementerian baru: Pemerintahan baru membentuk lebih dari 10 kementerian tambahan yang memerlukan SDM baru.
• Pegawai pensiun: Jumlah ASN yang pensiun terus meningkat setiap tahun, sehingga regenerasi pegawai menjadi kebutuhan.
2. Dokumen yang Perlu Disiapkan dari Sekarang
Calon peserta dapat mulai mempersiapkan berkas-berkas dasar yang wajib diunggah saat pendaftaran dibuka melalui portal sscasn.bkn.go.id.
Berikut dokumen yang perlu disiapkan sejak dini:
1. Kartu Keluarga (KK) — Pastikan data sudah sinkron dengan Dukcapil.
2. E-KTP — Gunakan KTP fisik yang masih berlaku.
3. Ijazah Asli — Tidak dapat digantikan dengan surat keterangan lulus (SKL).
4. Transkrip Nilai — Harus jelas dan sesuai dengan ijazah.
5. Pas Foto Latar Merah (4x6) — Berbaju putih polos, file digital (JPG).
6. Akta Kelahiran — Diterbitkan oleh Dinas Dukcapil.
7. Akun E-Meterai — Diperlukan untuk tanda tangan elektronik surat lamaran dan pernyataan.
Semua dokumen wajib di-scan dari berkas asli, bukan fotokopi atau hasil legalisir. Format file umumnya berupa PDF atau JPG.
3. Dokumen yang Disiapkan Saat Pendaftaran Dibuka
Beberapa dokumen baru dapat disiapkan setelah jadwal resmi diumumkan, seperti:
• Surat lamaran dan surat pernyataan.
• SKCK dari Kepolisian.
• Surat keterangan sehat dari rumah sakit/puskesmas.
• Sertifikat pendukung (komputer, bahasa, dan lainnya).
Dokumen tersebut memiliki masa berlaku terbatas sehingga sebaiknya dibuat setelah jadwal resmi diumumkan.
4. Tahapan Tes CPNS
Seleksi CPNS terdiri atas tiga tahap utama:
1. Pendaftaran Online
Dilakukan melalui portal sscasn.bkn.go.id pada jadwal yang ditentukan oleh BKN dan Kemenpan RB.
2. Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD CAT)
Terdiri atas 110 soal dengan waktu pengerjaan 100 menit.
• Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) – minimal nilai 65
• Tes Intelegensi Umum (TIU) – minimal nilai 80
• Tes Karakteristik Pribadi (TKP) – minimal nilai 166
Peserta yang tidak memenuhi salah satu passing grade otomatis gugur.
3. Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
Menguji kemampuan sesuai formasi yang dilamar, seperti praktik mengajar, wawancara, atau tes fisik, tergantung instansi.
Tahapan SKD menjadi bagian yang paling banyak menggugurkan peserta karena nilai minimal setiap kategori harus terpenuhi.
5. Tips Agar Lolos Seleksi
• Persiapkan dokumen dari jauh hari dan pastikan terbaca jelas saat diunggah.
• Latih soal-soal SKD dan pahami kisi-kisi resmi dari BKN.
• Perhatikan jadwal resmi pendaftaran melalui situs dan media sosial instansi terkait.
• Jangan terburu-buru mengunggah berkas, pastikan seluruh data benar dan sesuai format.
Kesimpulan
Peluang pembukaan rekrutmen CPNS 2026 terbuka lebar. Calon peserta disarankan mempersiapkan dokumen, memahami tahapan seleksi, serta melatih kemampuan sejak dini.
Dengan persiapan matang dan pemahaman mendalam terhadap mekanisme pendaftaran, peluang untuk lolos seleksi CPNS akan semakin besar.
Editor : Eli Kustiyawati