RADAR BOGOR – Menjelang proses validasi Info GTK tahap ketiga tahun 2025, peringatan keras disampaikan oleh Ngapak Media kepada seluruh guru dan operator sekolah di Indonesia.
Masih banyak data guru yang belum valid dan berpotensi menghambat pencairan tunjangan sertifikasi.
Masalah Umum: Guru Wali, SK Kadaluarsa, dan Jam Linear
Ada empat kesalahan utama yang paling sering membuat akun Info GTK menjadi invalid yaitu:
• Guru wali belum diinput ke rombel wali
Masih banyak sekolah yang lupa menandai guru kelas sebagai wali, padahal ini wajib.
• SK Kepala Sekolah sudah tidak berlaku
SK yang berumur lebih dari empat tahun harus diperbarui oleh dinas pendidikan setempat.
• Data BKN tidak sesuai dengan Info GTK, menyebabkan data tidak sinkron.
• Jam linear mengajar belum memenuhi syarat sesuai sertifikat pendidik (Serdik).
SK Tugas Tambahan Harus Tahun 2025
Penting bagi guru untuk memperbarui SK tugas tambahan guru dan tenaga kependidikan.
Sebab seluruh SK selain kepala sekolah hanya berlaku selama satu tahun.
Tips untuk Operator Sekolah
Operator sekolah dianjurkan untuk:
• Mengecek data di PTK Data Dik, bukan hanya di Info GTK.
• Melakukan sinkronisasi Dapodik sebelum minggu ketiga Oktober.
• Menghapus entri guru yang sudah mutasi atau keluar agar tidak menghambat validasi kepala sekolah.
Proses validasi ini tidak berhenti di tahap ketiga.
Akan ada tahap keempat dan seterusnya hingga akhir semester, artinya pemeriksaan data akan terus berjalan.
Waktu Semakin Sempit
Validasi tahap ketiga diprediksi akan dimulai pada minggu depan (pertengahan Oktober 2025).
Artinya, hanya tinggal beberapa hari bagi sekolah untuk menyempurnakan datanya.
Dengan sistem yang makin ketat dan transparan, validasi Info GTK tahap ketiga ini menjadi ujian penting bagi kesiapan operator dan kedisiplinan guru dalam memperbarui data pendidikan mereka.***