RADAR BOGOR - Dalam data Buku Statistik Aparatur Sipil Negara (ASN) Semester I Tahun 2025 yang dirilis Badan Kepegawaian Negara (BKN), mengenai jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) instansi pusat di seluruh Indonesia, distribusi PNS menunjukkan perbedaan yang signifikan antarprovinsi, baik dari segi jumlah pria maupun wanita.
Total keseluruhan PNS mencapai 988.999 orang, dengan 541.391 pria dan 447.608 wanita.
Berdasar data hingga 1 Juli 2025, provinsi dengan jumlah PNS terbanyak adalah Jakarta.
Deputi Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN BKN, Suharmen mengatakan, di Jakarta terdapat 106.402 PNS pria dan 97.047 PNS wanita, sehingga totalnya mencapai 203.449 orang.
Jumlah yang sangat jauh dibandingkan dengan provinsi lainnya, menegaskan posisi Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan administrasi nasional.
Di Jawa Barat, jumlah PNS mencapai 87.564 orang, terdiri dari 50.186 pria dan 37.378 wanita.
Sedangkan, Jawa Timur memiliki total 83.706 PNS, dengan 46.471 pria dan 37.235 wanita.
Jawa Tengah mencatat 75.671 PNS, terbagi antara 40.975 pria dan 34.696 wanita.
Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki 24.871 PNS, dengan 13.284 pria dan 11.587 wanita.
Sementara itu, provinsi lain dengan jumlah PNS cukup besar termasuk Sulawesi Selatan dengan 43.209 PNS (22.528 pria dan 20.681 wanita), Sumatera Utara 42.571 PNS (21.628 pria dan 20.943 wanita), dan Banten 23.008 PNS (13.497 pria dan 9.511 wanita).
Bali tercatat memiliki 20.946 PNS, terbagi menjadi 11.668 pria dan 9.278 wanita.
Lampung memiliki 21.325 PNS (11.906 pria dan 9.419 wanita), Kalimantan Selatan 20.254 PNS (10.888 pria dan 9.366 wanita), dan Riau dengan total 17.894 PNS (10.023 pria dan 7.871 wanita).
Di sisi lain, beberapa provinsi memiliki jumlah PNS paling sedikit di Indonesia.
Papua Pegunungan mencatat 1.049 PNS, terdiri dari 771 pria dan 278 wanita.
Papua Selatan memiliki 2.357 PNS (1.636 pria dan 721 wanita), dan Papua Barat Daya hanya 2.832 PNS (1.872 pria dan 960 wanita).
Papua Barat memiliki 5.524 PNS, dengan 3.557 pria dan 1.967 wanita, sedangkan Gorontalo memiliki 7.602 PNS (4.162 pria dan 3.440 wanita).
Provinsi lainnya dengan jumlah PNS rendah termasuk Sulawesi Barat 7.411 PNS (4.187 pria dan 3.224 wanita).
Kepulauan Bangka Belitung 6.678 PNS (3.756 pria dan 2.922 wanita).
Maluku Utara 9.734 PNS (5.835 pria dan 3.899 wanita), dan Nusa Tenggara Barat 15.487 PNS (9.469 pria dan 6.018 wanita).
Sumatera Barat memiliki 27.752 PNS, dengan dominasi wanita sedikit lebih tinggi yaitu 15.035 wanita dan 12.717 pria.
Sementara itu, Sulawesi Tenggara memiliki 13.838 PNS (8.451 pria dan 5.387 wanita).
Sulawesi Tengah 13.666 PNS (8.057 pria dan 5.609 wanita), Maluku 13.998 PNS (8.116 pria dan 5.882 wanita), dan Kalimantan Tengah 12.757 PNS (7.212 pria dan 5.545 wanita).
Data ini menunjukkan bahwa distribusi PNS tidak merata, dengan konsentrasi terbesar di DKI Jakarta dan provinsi-provinsi besar lain di Pulau Jawa.
Sementara, wilayah timur Indonesia dan beberapa pulau kecil memiliki jumlah PNS yang relatif rendah.
Jumlah PNS pria secara keseluruhan lebih tinggi dibanding wanita di hampir semua provinsi, kecuali beberapa wilayah seperti Sumatera Barat. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim