RADAR BOGOR - Kabar kurang menyenangkan datang melihat Info GTK. Hingga pertengahan Oktober 2025, pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk triwulan 3 masih mengalami keterlambatan yang signifikan di berbagai daerah, meski SKTP sudah terbit.
Padahal, sesuai Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2025, tunjangan profesi guru triwulan 3 seharusnya sudah mulai dicairkan sejak September, dengan terbitnya SKTP.
Banyak guru merasa resah karena hak yang mereka nantikan tak kunjung tiba. Lantas, apa penyebab utama dari molornya pencairan tunjangan profesi ini?
Status Belum Merata, Banyak SKTP "Menganggur"
Hingga tanggal 16 Oktober 2025, situasi pencairan TPG triwulan 3 masih belum merata.
Banyak guru yang melaporkan bahwa status Info GTK mereka bahkan belum valid, padahal syarat-syarat sudah dipenuhi.
Selain itu keterlambatan juga dialami oleh guru yang Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP)-nya sudah terbit.
Guru dengan SKTP tanggal 22 dan 25 September, serta 6 dan 7 Oktober 2025, masih menunggu dana masuk.
Meskipun ada kabar bahwa beberapa guru dengan SKTP 7 Oktober sudah mulai cair, ini tidak berlaku secara umum.
Dua Penyebab Keterlambatan TPG Triwulan 3
Berdasarkan informasi dari kanal YouTube Pak Gurupedia, disimpulkan bahwa ada dua kendala utama yang menjadi alasan utama TPG triwulan 3 ini tersendat:
1. Syarat Baru di Info GTK: SK Guru Wali
Kini, guru harus melengkapi dokumen terkait peran mereka sebagai guru wali, dan Surat Keputusan (SK) guru wali tersebut harus dibuat oleh Kepala Sekolah.
Pembaharuan sistem dan syarat inilah yang kemungkinan memperlambat proses validasi data.
2. Proses Validasi Lintas Jenjang yang Lama
Baca Juga: Buntut Siswa Keracunan Usai Menyantap Menu MBG, Dapur SPPG Megamendung Bogor Dibekukan
Kendala kedua adalah panjangnya rantai validasi data TPG. Proses verifikasi dan validasi di Info GTK harus melalui beberapa tahapan yang panjang, yaitu:
· Dari Sekolah
· Dilanjutkan ke Kabupaten/Kota
· Hingga terakhir ke Pusat
Alur validasi yang bertingkat ini diduga kuat menjadi penyebab proses pencairan TPG Triwulan 3 berjalan lambat.
Dengan adanya keterlambatan ini, harapan besar disampaikan kepada pemerintah dan semua pihak berwenang.
Para guru berharap agar kendala teknis dan administrasi ini dapat segera diatasi.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga