Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rp1.000 Triliun Potensi Kerugian Negara Diselamatkan dalam Setahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Cek Daftar Lengkap Lainnya

Lucky Lukman Nul Hakim • Senin, 20 Oktober 2025 | 08:05 WIB

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung penyitaan total enam smelter ilegal di Bangka Belitung.
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung penyitaan total enam smelter ilegal di Bangka Belitung.

RADAR BOGOR - Pemerintah menegaskan komitmennya bahwa supremasi hukum menjadi fondasi utama pembangunan nasional.

Presiden Prabowo Subianto menekankan, tidak ada kemajuan tanpa keadilan, dan tidak ada keadilan tanpa penegakan hukum yang tegas serta konsisten.

Melalui agenda reformasi hukum menyeluruh, pemerintahan saat ini berfokus pada pemberantasan penyimpangan serta pembenahan tata kelola negara agar lebih bersih dan transparan.

Capaian Utama Selama Satu Tahun Pemerintahan

Dalam satu tahun pertama kepemimpinannya, Presiden Prabowo Subianto berhasil mencatat sejumlah capaian penting di bidang hukum dan tata kelola negara.

Baca Juga: Staycation di Glad Villa Bogor: Penginapan Luas dengan Pemandangan Sawah dan Bukit Hijau

Berdasar data Badan Komunikasi Kepresidenan, prinsip no more untouchables selalu ditegakkan, menandai berakhirnya era pihak-pihak yang kebal hukum.

Kemudian, kenaikan gaji hakim tingkat pertama sebesar 280 persen guna memperkuat integritas lembaga peradilan dan menekan potensi praktik suap.

Berikutnya, Rp300 triliun anggaran rawan korupsi berhasil dialihkan untuk mendukung berbagai program pro-rakyat.

Baca Juga: Penerima Sudah Mulai Dapat Notifikasi! BLT Kesra Rp900.000 Akan Cair ke 35 Juta KPM Mulai 20 Oktober 2025

Tidak hanya itu, dilakukan penindakan kasus korupsi besar meningkat, dengan Rp1.000 triliun potensi kerugian negara berhasil diselamatkan.

Termasuk, penyitaan 4 juta hektare kebun sawit ilegal di kawasan hutan, yang hasilnya akan dikembalikan untuk kepentingan rakyat dan daerah.

Tidak hanya itu, gencar melakukan penertiban tambang ilegal diperketat, menghentikan potensi kerugian negara hingga Rp300 triliun.

Dampak Positif Reformasi Hukum

Kebijakan tersebut membawa sejumlah dampak nyata dalam penguatan sistem hukum dan tata kelola negara, antara lain penegakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu.

Baca Juga: Staycation Seru di Anaira Glamping Bogor: Nikmati Pemandangan Sawah dan Gunung Salak, Cek Fasilitasnya di Sini

Selan itu, peningkatan profesionalisme dan integritas sistem peradilan.

Selanjutnya, pengawasan ketat terhadap pengelolaan sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat.

Termasuk, penutupan kebocoran anggaran dan pengalihannya untuk program pembangunan prioritas nasional.

Supremasi Hukum untuk Keadilan, Bukan Kekuasaan

Pemerintah menegaskan, penegakan hukum bukan sarana untuk menunjukkan kekuasaan negara, melainkan upaya mewujudkan keadilan dan menjamin masa depan bangsa.

Baca Juga: Cek Sekarang! BLT Kesra Rp900.000 Sudah Mulai Cair Oktober 2025, Simak Cara Ambil di Kantor Pos dan Bank Himbara Resmi

Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat dalam membangun negara hukum yang bersih, adil, dan berpihak kepada rakyat. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#korupsi #hakim #presiden prabowo subianto #hukum