Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Menteri Sosial Saifullah Yusuf Kunjungi Puskesos Sebagai Ujung Tombak Layanan Kesejahteraan Sosial

Fransisca Susanti Wiryawan • Jumat, 24 Oktober 2025 | 10:26 WIB
Puskesos berperan penting dalam keakuratan data pada sistem DTSEN yang berpengaruh pada bansos tepat sasaran.
Puskesos berperan penting dalam keakuratan data pada sistem DTSEN yang berpengaruh pada bansos tepat sasaran.

RADAR BOGOR – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengunjungi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Sungai Jawi Luar Pontianak, 22 Oktober 2025.

Kehadiran Mensos yang akrab disapa Gus Ipul ini untuk memastikan data dan bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.

Kedatangan Saifullah Yusuf disambut tarian tradisional Pontianak dan tawa ceria bocah PAUD.

“Inilah yang kita harapkan dari Puskesos ini adalah kita bisa mengetahui dan sekaligus merespon apa yang menjadi masalah-masalah kesejahteraan sosial. Saya menyebutnya ini sebagai ujung tombak layanan kesejahteraan sosial. Saya harapkan lewat layanan ini kita menjadi tahu apa yang harus kita lakukan untuk warga kita,” ujar Saifullah Yusuf.

Dengan adanya Puskesos, Kemensos mengetahui apa yang dibutuhkan oleh warga, termasuk bantuan-bantuan sosial.

Bansos tersebut harus tepat sasaran sehingga membantu warga yang benar-benar membutuhkan.

Di balik program strategis Pemerintah terkait bansos, terdapat kerja sunyi para pilar sosial, petugas Puskesos, Pendamping Sosial, dan tokoh masyarakat.

Mereka merupakan ujung tombak kesejahteraan sosial yang memastikan setiap data benar-benar tepat dan sesuai.

Saifullah Yusuf menegaskan keakuratan data merupakan jaminan bansos tepat sasaran.

Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), setiap angka bukan sekadar catatan, tapi cermin keadilan sosial.

Integrasi antara pemerintah daerah dan pilar sosial memastikan data benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Bu Rohima merupakan kisah sukses pemberdayaan masyarakat yang merupakan KPM pada tahun 2023. Kini Bu Rohima berjualan keripik dan mandiri.

Bu Rohima menyatakan keinginannya untuk tidak lagi menjadi penerima bansos PKH.

“Namanya graduasi. Berarti kalau Ibu keluar, memberi kesempatan bansos diberikan pada orang lain yang lebih membutuhkan. Hebat!” komentar Saifullah Yusuf.

Bansos bukan untuk bergantung, tapi untuk tumbuh dan berdiri di atas usaha sendiri. Bansos merupakan cara untuk mengentaskan kemiskinan.(**)

Sumber naskah: instagram Kemensos RI

Editor : Alpin.
#mensos #Data bansos #saifullah yusuf