Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Viral Keluhan Masyarakat, Menteri Bahlil Langsung Cek Kualitas BBM, Ternyata Begini Hasilnya

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 30 Oktober 2025 | 10:22 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

RADAR BOGOR - Viralnya laporan masyarakat terkait dugaan BBM tidak sesuai standar, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia langsung melakukan inspeksi mendadak ke SPBU 26 Pertamina Asrikaton, Pakis, Malang, Jawa Timur.

Kunjungan ini bertujuan mendapatkan gambaran nyata kondisi lapangan.

Bahlil menyatakan bahwa pemeriksaan dilakukan bersama Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) untuk memastikan kualitas BBM.

Berdasarkan hasil uji sampel, BBM yang diperiksa dinyatakan memenuhi standar dan aman dipakai masyarakat.

Selain Malang, Kementerian ESDM bersama Lemigas juga mengirim tim ke sejumlah SPBU di Jawa Timur, termasuk di Gresik, Surabaya, dan Lamongan, sebagai respons atas laporan masyarakat mengenai kemungkinan adanya campuran air dalam BBM.

Bahlil menegaskan, hasil pemeriksaan seluruh SPBU akan dirapatkan pada hari berikutnya untuk menentukan langkah selanjutnya.

Pemerintah menegaskan akan bersikap tegas terhadap pelanggaran dalam distribusi BBM, tanpa pandang bulu.

Jika terbukti ada pelanggaran di lapangan, termasuk yang dilakukan oleh Pertamina, sanksi tegas akan diterapkan.

Pemeriksaan mendadak ini tidak hanya menitikberatkan pada kualitas bahan bakar, tetapi juga memastikan standar operasional di lapangan dijalankan dengan baik.

Tujuannya adalah agar BBM yang dikonsumsi masyarakat selalu sesuai standar yang berlaku.

Di tempat terpisah, Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, melaporkan bahwa pengujian kualitas BBM di SPBU Gresik dan Surabaya melalui uji pasta air dan uji visual menunjukkan tidak adanya kandungan air dalam bahan bakar.

Seluruh sampel yang diuji memenuhi standar dan prosedur pemeriksaan rutin terus dilakukan sebelum SPBU beroperasi.

Sementara itu, Pertamina melalui Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, memastikan bahwa hasil uji laboratorium BBM jenis Pertalite dari Terminal BBM Tuban dan Surabaya sudah sesuai standar mutu.

Meski demikian, Pertamina tetap melanjutkan investigasi di tingkat SPBU untuk menjamin kualitas BBM sepanjang jalur distribusi.

Mars menambahkan, perusahaan berkomitmen menindaklanjuti laporan masyarakat secara profesional.

Menurutnya, masyarakat bisa juga menyampaikan keluhan melalui SPBU tempat pembelian BBM terakhir, Pertamina Contact Center 135, email, telepon, maupun pesan langsung di media sosial resmi Pertamina. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#menteri esdm #spbu #bbm #bahlil lahadalia