RADAR BOGOR - Hyundai kembali menggemparkan pasar otomotif Indonesia dengan meluncurkan varian tertinggi dari lini LSUV mereka, yakni Hyundai Stargazer X Cartenz.
Hyundai Stargazer X Cartenz secara resmi diperkenalkan pada pameran GIIAS 2025 dan langsung menarik perhatian.
Tidak hanya karena sejumlah fitur premium yang diusung Hyundai Stargazer X Cartenz, tetapi juga karena label harga yang kini menempatkannya sebagai kontestan termahal di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) atau Light Sport Utility Vehicle (L-SUV).
Dikutip dari Youtube Ridwan Hanif, dengan banderol harga On The Road (OTR) Jakarta mencapai Rp391,9 juta, Hyundai Stargazer X Cartenz jelas berani menantang batas harga yang biasanya dipatok oleh kompetitornya.
Keputusan strategis Hyundai ini menimbulkan pertanyaan, apakah peningkatan signifikan pada fitur dan desainnya benar-benar sebanding dengan kenaikan harga yang hampir menembus angka Rp400 juta tersebut, menjadikannya layak untuk dipertimbangkan di tengah persaingan ketat.
Perubahan paling mencolok terlihat pada sektor eksterior, yang kini menampilkan fasad depan baru dan logo flat berwarna hitam yang lebih modern.
Meskipun desainnya diakui kehilangan sedikit kesan futuristik model lama, secara keseluruhan tampilan Stargazer X Cartenz terlihat berbeda dan lebih gagah, diperkuat dengan roof rack yang desainnya baru dan finishing silver matte yang elegan.
Pembaruan penting juga hadir pada fitur keselamatan dan bantuan pengemudi, di mana Stargazer X Cartenz kini dibekali sistem ADAS yang lebih lengkap.
Mobil ini tidak lagi hanya mengandalkan Lane Keeping Assist, melainkan telah diperkuat dengan Adaptive Cruise Control yang memungkinkan kendaraan menyesuaikan kecepatan secara otomatis mengikuti arus lalu lintas di depannya, meningkatkan kenyamanan berkendara di jalan tol.
Aspek pengereman juga mengalami upgrade signifikan dengan penggunaan rem cakram pada roda depan dan belakang, sebuah fitur yang sering absen pada rival sekelasnya.
Selain itu, mobil ini kini dilengkapi dengan Electronic Parking Brake (EPB) dan fitur Auto Hold, memberikan kemudahan ekstra bagi pengemudi saat menghadapi kemacetan di perkotaan atau berhenti di tanjakan yang curam.
Jika eksteriornya menuai pro dan kontra, desain interior Stargazer X Cartenz mendapatkan pujian yang sangat positif dari para pengulas.
Reviewer mencatat bahwa dashboard kini terasa jauh lebih mewah dan memiliki ergonomi yang lebih baik, memberikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan dibandingkan dengan desain interior model Stargazer versi sebelumnya yang dinilai kurang menarik.
Interior baru ini tidak hanya estetis, tetapi juga sangat fungsional, mempertahankan penggunaan tombol-tombol fisik untuk pengaturan AC dan audio.
Di samping itu, nuansa premium semakin terasa dengan jok kulit yang dilengkapi tulisan 'X', kursi pengemudi elektrik, dan sistem audio premium bermerek Bose yang sudah termasuk subwoofer terintegrasi.
Di tengah tumpukan fitur canggih, terdapat satu kemunduran yang cukup disayangkan, yaitu hilangnya konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto secara wireless.
Pengguna Stargazer X Cartenz harus kembali menggunakan kabel USB untuk menghubungkan ponsel mereka ke unit layar sentuh, yang ironisnya, merupakan fitur yang sudah tersedia pada model Stargazer versi standar sebelumnya.
Dari sisi performa, mesin 1.500 cc naturally aspirated (NA) yang menghasilkan 115 PS, dipadukan dengan transmisi IVT (Intelligent Variable Transmission) Hyundai, diakui sebagai keunggulan terbesar mobil ini.
Kombinasi tersebut menghasilkan akselerasi yang responsif, terutama di putaran bawah, memberikan pengalaman berkendara yang tidak terasa underpower meskipun membawa bodi mobil yang relatif besar dan berkapasitas tujuh penumpang.
Meskipun tidak mengusung teknologi hybrid, mesin 1.5L NA milik Stargazer X juga terbukti efisien dalam konsumsi bahan bakar.
Berdasarkan pengujian, mobil ini mampu menawarkan angka konsumsi BBM yang kompetitif, menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang mencari performa bertenaga namun tetap irit untuk penggunaan harian di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh antar kota.
Pengendalian Stargazer X Cartenz dinilai sangat baik dan stabil, terutama saat melaju di kecepatan tinggi atau melewati jalan tol yang mulus.
Sistem suspensi mobil ini menawarkan keseimbangan yang pas, tidak terlalu empuk maupun terlalu keras, menunjukkan kematangan development Hyundai dalam merancang handling yang unggul di kelasnya, yang merupakan kelebihan bagi sebuah LSUV.
Namun, peningkatan pada sektor kaki-kaki ternyata membawa dampak negatif pada kenyamanan berkendara di kecepatan rendah.
Penggunaan profil ban yang lebih tipis pada pelek R17 membuat bantingan mobil terasa sedikit lebih keras ketika melintasi speed bump atau polisi tidur.
Sebuah konsekuensi yang harus diterima oleh konsumen yang memilih varian dengan styling yang lebih sporty dan ban berprofil rendah.
Secara keseluruhan, Hyundai Stargazer X Cartenz memang menawarkan paket lengkap, mulai dari fitur keselamatan ADAS yang terpercaya, interior yang mewah, hingga performa mesin yang tangguh dan efisien.
Namun, label harganya yang menjadikannya termahal di segmennya membuat konsumen harus berpikir lebih keras.
Hyundai Stargazer X Cartenz jelas merupakan LSUV terbaik secara fitur, tetapi harganya yang premium akan menjadi faktor penentu utama dalam persaingan pasar otomotif domestik. (Arif/BSI)