RADAR BOGOR - Menjelang akhir tahun 2025, banyak guru di berbagai daerah kembali dibuat was-was.
Pasalnya, tunjangan profesi guru (TPG) triwulan ketiga yang seharusnya sudah diterima sejak Oktober belum juga masuk ke rekening.
Namun di saat yang sama, jadwal pencairan TPG triwulan keempat sudah lebih dulu diumumkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan tenaga pendidik. Mengapa dana tunjangan triwulan III belum cair, padahal periode berikutnya sudah siap berjalan?
Keterlambatan pencairan TPG Triwulan III kabarnya disebabkan oleh sinkronisasi data penerima dan validasi berkas dari daerah.
Beberapa pemerintah daerah terlambat menyampaikan laporan kelengkapan administrasi, termasuk SKTP (Surat Keputusan Tunjangan Profesi) yang menjadi dasar pencairan.
Selain itu, perubahan mekanisme anggaran 2025 yang kini berbasis pada sistem digital SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) juga menyebabkan adanya penyesuaian teknis di sejumlah wilayah.
Proses transisi ini berpengaruh pada waktu pengiriman dana dari pusat ke kas daerah.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa semua guru bersertifikasi akan tetap menerima haknya tanpa ada pemotongan.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Buat Aturan untuk Perusahaan Air Mineral di Jabar, Mulai Januari 2026 Angkut Barang Pakai Kendaraan Sumbu Dua
Dalam pernyataannya, pihak kementerian menyampaikan apresiasi kepada para guru atas kesabaran dan dedikasinya.
Para guru berharap, ke depan tidak ada lagi keterlambatan dalam penyaluran hak mereka.
Mereka juga mendorong pemerintah untuk terus menyederhanakan proses administrasi dan memperkuat sistem digital yang meminimalkan kendala birokrasi.
Meski sebagian wilayah telah menerima pencairan TPG Triwulan III, masih banyak guru di berbagai daerah yang menunggu haknya cair.
Dengan jadwal Triwulan IV yang sudah diumumkan, perhatian kini tertuju pada langkah pemerintah memastikan penyaluran tuntas sebelum akhir tahun.
Bagi para guru, tunjangan profesi bukan sekadar angka di rekening, melainkan simbol penghargaan atas perjuangan mencerdaskan generasi bangsa.