RADAR BOGOR - Video viral di media sosial memperlihatkan momen menegangkan di dalam KRL rute Jakarta-Bogor.
Seorang penumpang perempuan tiba-tiba mengalami kejang hebat saat perjalanan.
Dalam rekaman tersebut, kepala korban tampak berputar tidak wajar ke arah belakang tubuhnya, membuat penumpang lain panik.
"Ada air minum ga?," ucap salah satu penumpang dalam video tersebut.
Kondisi itu diduga disebabkan oleh serangan epilepsi, yaitu gangguan pada sistem saraf otak yang memicu kejang berulang dan tidak bersifat menular.
Petugas bersama penumpang lain segera memberikan pertolongan pertama dengan menenangkan korban hingga kereta berhenti di stasiun terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Para ahli kesehatan mengingatkan, saat menyaksikan seseorang mengalami kejang akibat epilepsi, jangan panik.
Jauhkan benda berbahaya di sekitar penderita agar tidak melukai diri sendiri.
Miringkan tubuhnya untuk menjaga saluran pernapasan tetap terbuka.
Jangan menahan gerakan tubuh atau memasukkan benda apa pun ke dalam mulut penderita.
Hindari memberi minum atau makanan ketika kejang masih berlangsung, karena berisiko menyebabkan tersedak.
Setelah kejang mereda, pastikan korban benar-benar sadar sebelum dipindahkan atau diberi minuman.
Biasanya, kejang akan berhenti dengan sendirinya dalam beberapa menit.
Namun, bila serangan berlangsung lebih dari lima menit, segera hubungi petugas atau layanan medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan profesional.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk memahami cara memberikan pertolongan pertama pada penderita epilepsi, agar tindakan cepat dan tepat bisa menyelamatkan nyawa. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim