Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Prabowo Subianto Resmi Anugerahi 10 Tokoh Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025, Soeharto Salah Satunya

Asep Suhendar • Selasa, 11 November 2025 | 04:57 WIB
Sepuluh tokoh yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2025 oleh Prabowo Subianto.
Sepuluh tokoh yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2025 oleh Prabowo Subianto.

RADAR BOGOR – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh bangsa pada Senin, 10 November 2025.

Penetapan gelar Pahlawan Nasional untuk sejumlah tokoh tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 116/TK/Tahun 2025.

Lantas, siapa saja tokoh yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2025 ini? Berikut daftar lengkapnya.

1. Abdulrahman Wahid

Abdulrahman Wahid atau yang dikenal dengan sebutan Gus Dur merupakan presiden keempat Indonesia yang dinilai telah mengabdikan hidupnya untuk kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme.

Wafat pada 30 Desember 2009, Gus Dur juga dikenal sebagai tokoh yang memperjuangkan persatuan demi terwujudnya keadilan sosial dan kebebasan beragama di Indonesia.

Gus Dur berjuang untuk mewujudkan semua itu sejak tahun 1980 hingga 2009 sebelum ia meninggal dunia.

2. Soeharto

Soeharto juga menjadi salah satu tokoh yang dinobatkan dengan gelar Pahlawan Nasional pada tahun ini.

Presiden kedua Indonesia itu dikenal sebagai tokoh militer sekaligus negarawan yang memiliki peran penting sejak kemerdekaan tahun 1945.

Soeharto dikenal sebagai Bapak Pembangunan yang berhasil mewujudkan swasembada beras, menekan laju pertumbuhan penduduk, hingga menekan angka kemiskinan.

Sosok pemimpin karismatik dan tegas itu berjuang sejak tahun 1940 hingga 1998.

3. Marsinah

Marsinah adalah sosok buruh perempuan yang berjuang untuk keadilan sosial dan hak asasi manusia di Indonesia.

Tokoh yang meninggal dunia pada 9 Mei 1993 itu dikenal berani memperjuangkan hak-hak buruh dan menentang ketidakadilan di hadapannya.

Akhirnya, perempuan asal Jawa Timur tersebut gugur sebagai martir perjuangan kelas pekerja.

4. Mochtar Kusumaatmadja

Sosok berikutnya yang juga dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto adalah Mochtar Kusumaatmadja.

Ia dikenal sebagai negarawan sekaligus ahli hukum internasional yang memperjuangkan pengakuan Indonesia sebagai negara kepulauan di dunia internasional.

Berkat perjuangan Mochtar Kusumaatmadja, konsep Wawasan Nusantara diakui dalam Konvensi Hukum Laut PBB tahun 1982.

5. Hajjah Rahmah El Yunusiyyah

Wafat pada 26 Februari 1969, Hajjah Rahmah El Yunusiyyah dikenal sebagai pendidik dan ulama perempuan pendiri Diniyyah Puteri, lembaga pendidikan Islam pertama untuk perempuan di Indonesia dan Asia Tenggara.

Baca Juga: Rektor IPB University Prof Arif Satria Dilantik Presiden Prabowo Subianto Jadi Kepala BRIN

Dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, ia menjadi orang pertama yang mengibarkan bendera merah putih di Padang Panjang.

Selain itu, ia juga berperan besar dalam membentuk Tentara Keamanan Rakyat serta memimpin dapur umum bagi para pejuang.

6. Sultan Muhammad Salahuddin

Sultan Muhammad Salahuddin dikenal memiliki peran besar dalam dunia pendidikan dan diplomasi.

Tokoh yang meninggal pada 11 Juli 1951 itu berhasil mendirikan berbagai sekolah Islam modern serta memimpin perlawanan terhadap penjajah.

Selain itu, tokoh asal Nusa Tenggara Barat tersebut juga memperjuangkan kemandirian rakyat melalui pembangunan dan pemberdayaan.

7. Syaikhona Muhammad Kholil

Syaikhona Muhammad Kholil dikenal sebagai ulama kharismatik asal Bangkalan, Madura, yang menjadi guru para pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Tokoh yang wafat pada tahun 1925 itu dikenal menanamkan semangat cinta tanah air sebagai bagian dari iman, yang membangkitkan jiwa patriotisme rakyat Indonesia dalam melawan penjajah.

8. Tuan Rondahaim Saragih

Tuan Rondahaim Saragih merupakan pemimpin pasukan Simalungun yang berjuang mempertahankan kemerdekaan dari Belanda.

Keberanian yang ia tunjukkan berhasil menorehkan sejarah penting dalam perlawanan rakyat Sumatera Utara demi menjaga kehormatan dan kedaulatan negara.

9. Zainal Abidin Syah

Zainal Abidin Syah, atau yang dikenal dengan Sultan Tidore, memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan wilayah Indonesia Timur.

Ia menolak upaya Belanda yang mencoba memisahkan Papua dari Indonesia dengan diplomasi yang cerdas.

Tokoh yang kini dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto itu meninggal dunia pada 14 Juli 1967.

10. Sarwono Edhi Wibowo

Jenderal TNI (Purn.) Sarwono Edhi Wibowo juga dianugerahi gelar Pahlawan Nasional karena dinilai sebagai prajurit sejati yang berperan besar dalam menjaga kedaulatan Indonesia.

Wafat pada 9 November 1989, Sarwono Edhi Wibowo memiliki peran penting dalam membentuk generasi perwira muda melalui Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.***

Editor : Eli Kustiyawati
#pahlawan nasional #prabowo subianto #soeharto