RADAR BOGOR - Menjelang rapat paripurna, Anggota DPR RI, Achmad Ru’yat menekankan pentingnya kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat.
Achmad Ru’yat menyampaikan, pandangannya terkait kesiapan pelaksanaan program MBG yang menjadi salah satu prioritas dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Dalam penyampaiannya, Ru’yat menegaskan, keberhasilan program MBG sangat bergantung pada ketersediaan tenaga ahli gizi di setiap SPPG.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Achmad Ru’yat dari Dapil Jawa Barat V, Kabupaten Bogor. Menjelang rapat paripurna, saya ingin memastikan program prioritas MBG berjalan optimal," ujarnya.
Ia menyoroti, tiga aspek utama yang harus dipenuhi agar program ini efektif.
Pertama, keberadaan ahli gizi di setiap SPPG untuk memastikan makanan yang disajikan aman, sehat, layak konsumsi, dan memenuhi standar gizi.
Ru’yat menyebut, Indonesia memiliki banyak lulusan gizi berkualitas, termasuk dari IPB dan berbagai akademi gizi di seluruh provinsi.
Kedua, ia menekankan pentingnya manajer SPPG yang profesional guna memastikan operasional berjalan tertata.
Ketiga, ia mendorong adanya tenaga ahli keuangan yang mampu mengelola anggaran dapur SPPG secara transparan dan akuntabel.
Menurut Ru’yat, keterlibatan ahli gizi merupakan komponen vital yang tidak boleh dilewatkan.
Ia pun meminta pemerintah, khususnya BGN sebagai pihak terkait, untuk menjamin ketersediaan tenaga profesional tersebut di seluruh satuan pelaksana.
“Ahli gizi ini peran penting. Saya melihat banyak sumber daya yang siap. Tinggal bagaimana memastikan mereka ditempatkan di setiap SPPG,” tegasnya. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim