Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

PT Surveyor Indonesia Gelar Penjurian Akhir Top 5 Kabupaten dan Kota Peserta I-SIM 2025

Alpin. • Selasa, 18 November 2025 | 19:33 WIB
PT Surveyor Indonesia (Persero) sukses menyelenggarakan Penjurian Akhir Top 5 Kabupaten dan Kota untuk Program I-SIM 2025.
PT Surveyor Indonesia (Persero) sukses menyelenggarakan Penjurian Akhir Top 5 Kabupaten dan Kota untuk Program I-SIM 2025.

RADAR BOGOR — PT Surveyor Indonesia (Persero) sukses menyelenggarakan Penjurian Akhir Top 5 Kabupaten dan Kota untuk Program Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) 2025 di Kantor Pusat PT Surveyor Indonesia, Jakarta.

Penjurian final ini menjadi tahap krusial dalam menentukan daerah terbaik melaju ke SDGs Action Awards 2025 yang digelar Kementerian PPN/Bappenas pada 19 November 2025.

Tahun 2025 menandai tahun keempat pelaksanaan I-SIM, sebuah program penilaian dan pendampingan pembangunan berkelanjutan yang pertama kali diluncurkan pada 2022 untuk kategori Kota.

Program ini berlanjut dengan penilaian kategori Kabupaten pada 2023 dan kembali menyasar Kota pada 2024.

Tahun ini menjadi momentum penting karena I-SIM 2025 untuk pertama kalinya diselenggarakan serentak bagi Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten, memperluas jangkauan dan memperkuat dampak implementasi ESG dan SDGs di tingkat daerah.

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Ir. Sandry Pasambuna, S.T., M.T., dalam sambutannya menegaskan I-SIM sebagai gerakan nasional yang mendorong transformasi pembangunan daerah secara lebih terukur, kolaboratif, dan berkelanjutan.

“I-SIM 2025 tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi membangun ekosistem keberlanjutan yang kuat. Melalui verifikasi data, kunjungan lapangan, dan penjurian yang kredibel, kami memastikan setiap daerah berkembang dengan standar sustainability yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Sandry Pasambuna.

Partisipasi Tertinggi Sepanjang Penyelenggaraan

Tahun ini, I-SIM mencatat capaian signifikan dengan partisipasi 105 Kabupaten dan 77 Kota dari seluruh Indonesia.

Setelah melalui proses pengisian data, verifikasi dan validasi, penilaian dokumen, serta kunjungan lapangan ke daerah terpilih, hanya 5 Kabupaten dan 5 Kota terbaik yang berhasil masuk ke tahap penjurian final.

Daerah Terundang Penjurian Akhir I-SIM 2025

Pada ajang penjurian akhir I-SIM 2025, sejumlah daerah resmi diundang untuk mengikuti tahap seleksi tersebut.

Untuk kategori kabupaten, daerah yang turut serta meliputi Temanggung, Kabupaten Bogor, Tapanuli Selatan, Kepulauan Selayar, dan Karawang.

Sementara itu, pada kategori kota, peserta yang diundang mencakup Semarang, Tegal, Madiun, Jambi, dan Probolinggo.

Daftar tersebut menegaskan komitmen berbagai daerah dalam meningkatkan inovasi serta kualitas pelayanan publik di tingkat regional maupun nasional.

Pada sesi penjurian, para kepala daerah termasuk Bupati Temanggung, Bupati Tapanuli Selatan, Wakil Wali Kota Tegal, Wali Kota Madiun, Wali Kota Jambi, serta Sekretaris Daerah dan kepala dinas terkait, hadir langsung untuk memaparkan program unggulan, inovasi daerah, strategi keberlanjutan, serta dampak program terhadap capaian SDGs.

Panel Dewan Juri I-SIM 2025

Penilaian dilakukan oleh panel ahli lintas sektor yang memiliki kompetensi dalam bidang keberlanjutan, perencanaan wilayah, kebijakan publik, hingga praktik industri.

Panel tersebut mencakup Prof. Dr. Zuzy Anna, M.Si., Director SDGs Center UNPAD sebagai perwakilan akademisi; Gantjang Amanullah, Manajer Monitoring dan Evaluasi di Sekretariat Nasional SDGs; Adriadi Dimastanto, Sekretaris Jenderal Indonesian Association of Urban and Regional Planners (IAP); Ir. Edison Siagian, M.E., Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah I di Kementerian Dalam Negeri; Rully Marinto, Vice President Sustainability and Environment PT Surveyor Indonesia (Persero); serta perwakilan media, yang menggantikan panelis sebelumnya.

Keberagaman latar belakang keahlian ini memastikan proses penilaian berlangsung objektif, komprehensif, dan berstandar tinggi.

Proses penjurian dipandu oleh Muhrina Anggun Sari Hasibuan, Sustainability Expert PT Surveyor Indonesia (Persero).

Para panelis menilai berdasarkan empat aspek utama: inovasi, keberlanjutan, dampak, serta relevansi program terhadap target-target SDGs.

Menuju SDGs Action Awards 2025

Dari penjurian akhir ini, panelis akan menentukan 3 daerah terbaik kategori Kabupaten dan 3 daerah terbaik kategori Kota, yang akan diumumkan sekaligus menerima penghargaan pada SDGs Action Awards 2025 oleh Kementerian PPN/Bappenas.

PT Surveyor Indonesia (Persero) melalui I-SIM 2025 menegaskan perannya sebagai entitas di bawah Danantara yang berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis data.

Tentang PT Surveyor Indonesia

PT Surveyor Indonesia (Persero) didirikan pada 1 Agustus 1991 dengan misi awal membantu Pemerintah Republik Indonesia memperlancar arus barang modal dan peralatan ke Indonesia melalui jasa pemeriksaan pra-pengapalan bertaraf internasional.

Kini, sebagai bagian dari IDSurvey, PT Surveyor Indonesia (Persero) menjadi salah satu pemimpin industri Testing, Inspection, Certification, and Consultation (TICC) yang turut mendorong pertumbuhan industri nasional serta ekonomi bangsa.

PT Surveyor Indonesia (Persero) menghadirkan layanan TICC pada berbagai sektor strategis, seperti minyak dan gas, mineral dan batubara, infrastruktur dan transportasi, pemerintahan dan kelembagaan, serta keberlanjutan dan lingkungan.

Didukung oleh jaringan 9 kantor cabang, 4 kantor perwakilan, dan laboratorium di seluruh Indonesia.

PT Surveyor Indonesia (Persero) berkomitmen memberikan layanan profesional, inovatif, dan terpercaya bagi klien, masyarakat, dan bangsa.(**)

Editor : Alpin.
#pt surveyor indonesia #Penjurian #SDGs Action Awards 2025