Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Selama Oktober 2025, Rumah Zakat Distribusikan Bantuan pada 57 Ribu Penerima Manfaat Program Pemberdayaan

Alpin. • Rabu, 19 November 2025 | 08:17 WIB
Salah satu penerima manfaat bantuan dari Rumah Zakat, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu penerima manfaat bantuan dari Rumah Zakat, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

RADAR BOGOR - Rumah Zakat, sudah mendistribusikan bantuan kepada 57.433 penerima manfaat dan menjangkau 113.002 peserta layanan program di berbagai wilayah Indonesia, sepanjang Oktober 2025.

Dalam catatan Rumah Zakat, sektor kesehatan menjadi salah satu bidang yang aktif berjalan, dengan 5.882 peserta.

Mereka menerima layanan mulai dari program Ramah Lansia, Bebas Stunting, hingga Klinik Umum dan ambulans.

Selain kesehatan, Rumah Zakat juga mencatat sektor pendidikan, sebanyak 4.681 peserta mengikuti Beasiswa Anak Juara, Sekolah Juara, serta program vokasi dan literasi.

Begitu juga program ekonomi yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan keluarga mencatat 274 peserta.

Sementara sektor lingkungan dan sosial menjangkau 6.742 peserta, termasuk melalui kegiatan Bank Sampah.

Untuk kegiatan dakwah, Rumah Zakat mencatat 20.134 peserta dan layanan kebencanaan.

Bantuan ini disalurkan melalui program Superqurban serta bantuan insidental menjangkau 19.720 orang.

Chief Program Officer (CPO) Rumah Zakat, Murni Alit Baginda, mengatakan bahwa distribusi penerima manfaat pada Oktober 2025 kembali menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat.

Terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan penanganan kebencanaan.

“Penerima manfaat terbesar masih berasal dari asnaf fakir dan miskin. Ini sejalan dengan mandat lembaga untuk memperluas akses layanan bagi kelompok yang paling rentan,” katanya.

Pada Oktober juga kelompok peternak binaan Rumah Zakat, Ahwa Farm di Wonosobo, turut mencatatkan prestasi dengan meraih empat gelar juara pada Kontes Dombos Piala Bupati 2.

Menurut Murni, capaian tersebut menunjukkan bahwa program pemberdayaan ekonomi mampu mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas usaha masyarakat.

“Prestasi para peternak binaan menjadi indikator bahwa pendampingan ekonomi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menghasilkan dampak positif. Ini penting untuk memperkuat kemandirian komunitas,” tambahnya.

Capaian program Rumah Zakat pada Oktober 2025 tersebar dari Aceh hingga Papua melalui jaringan Desa Berdaya.

Lembaga ini menyampaikan bahwa laporan tersebut akan menjadi dasar perencanaan program di bulan-bulan berikutnya, terutama dalam menghadapi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.(**)

Editor : Alpin.
#rumah zakat #penerima manfaat #bantuan kesehatan