RADAR BOGOR - Isu pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan IV kembali menyita perhatian ribuan pendidik berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia.
Harapan besar sempat muncul ketika beredar kabar bahwa dana tunjangan profesi guru ASN akan masuk pada Jumat, 21 November.
Namun hingga hari bergulir, kepastian penyaluran tunjangan profesi guru ASN masih belum juga terlihat.
Dilansir dari kanal YouTube Guru Abad 21, berdasarkan penelusuran di berbagai daerah, belum ditemukan dokumen resmi yang menyebut tanggal pasti distribusi TPG triwulan terakhir tahun ini.
Ketidakjelasan tersebut bukan tanpa alasan, sebab hingga saat ini otoritas fiskal belum merilis jadwal tetap terkait transfer dana tunjangan.
Meski begitu, sejumlah realisasi pembayaran lain telah berlangsung.
TPG untuk guru non-ASN di beberapa wilayah telah mulai diterima.
Selain itu, tunjangan khusus bagi pendidik di daerah terpencil serta pencairan THR profesi tahun anggaran mendatang juga telah menunjukkan progres positif.
Bahkan di Kalimantan Tengah, jenjang SMA telah lebih dahulu merasakan dampak realisasi tersebut.
Pola pencairan tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa proses transfer hampir selalu dilakukan pada hari kerja.
Akhir pekan cenderung nihil aktivitas pembayaran.
Hal ini memperkuat prediksi bahwa jika belum cair pada Jumat ini, maka kemungkinan besar baru akan terealisasi pada pekan terakhir bulan November.
Para analis kebijakan pendidikan menilai bahwa keterlambatan ini tidak lepas dari proses verifikasi berlapis yang mengacu pada regulasi teknis.
Sistem administrasi yang membutuhkan sinkronisasi data lintas lembaga membuat proses ini rentan mengalami penyesuaian waktu.
Bagi para guru, situasi ini tentu menguji kesabaran.
Namun berdasarkan regulasi yang berlaku, pembayaran tetap berada dalam koridor bulan berjalan sehingga belum melewati batas waktu yang ditetapkan.
Artinya, peluang pencairan masih terbuka lebar dan tinggal menunggu momentum administrasi yang tepat.