Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

GPSN Gelar Road to Jogjakarta 2025, Perkuat Gerakan Pelestarian Golok Nusantara Menuju UNESCO

Siti Dewi Yanti • Rabu, 26 November 2025 | 08:17 WIB

Gusti Prabu Kusumo membuka acara dengan memukul Gong.
Gusti Prabu Kusumo membuka acara dengan memukul Gong.

RADAR BOGOR - Komunitas Pelestari Golok Pedang Sepuh Nusantara (GPSN) menggelar rangkaian kegiatan “Mahakarya Pesona Pedang Parang Golok 2025” selama tiga hari, 21 hingga 23 November 2025, melalui agenda Road to Jogjakarta.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Pendopo Taman Siswa, area Museum Ki Hajar Dewantara, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Acara ini menampilkan pameran, sarasehan, hingga sinau pusaka yang melibatkan beragam komunitas dan pengampu pelestarian budaya nusantara.

Baca Juga: Sampah Jadi Cuan Listrik, Pemkab-Pemkot Bogor Kuatkan Sinergi PSEL Atasi Krisis Sampah Regional

Sebanyak 60 stan pusaka hadir dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, NTT, dan Kalimantan.

Selain itu terdapat pula stan khusus yang menampilkan kekhasan budaya Baduy, Betawi, Madura, Dayak, dan Galuh.

Panitia penyelenggara, Gatut Susanta menjelaskan, kehadiran banyak daerah ini menunjukkan kuatnya jejaring pelestarian pusaka di Indonesia.

Baca Juga: Langkah Strategis Dedi Mulyadi Hadapi Bencana: Lima Kantor Wilayah Gubernur Jadi Pusat Komando, Ini Lokasinya

Ia menyampaikan, GPSN saat ini tengah mendorong program “Golok Road to UNESCO”, sehingga membutuhkan dukungan publik, khususnya dari Yogyakarta yang selama ini berhasil membawa tradisi Nusantara seperti keris, batik, dan wayang sebagai Warisan Budaya Dunia.

Sejumlah tokoh hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut, antara lain Mayjen (Purn) Dr. Rido Hermawan selaku Deputi Kebangsaan Lemhannas RI sekaligus Pembina GPSN.

Selain itu, Gusti Prabu Kusumo, G. Borlak sebagai penasehat GPSN, Ridho Pulungan sebagai pengawas, para tokoh GPSN lainnya.

Baca Juga: Mengapa Bansos BPNT Tahap Empat Belum Cair Padahal Sudah Menjelang Akhir Tahun 2025? Simak Penjelasannya

Termasuk, Reza Suria Negara, Direktur Mahakarya Bumi Hambalang.

Turut hadir pula Iskandar Yasin, Dekan Fakultas Teknik UST, sebagai tuan rumah penyelenggaraan.

Menurut Gatut, perjalanan ke Yogyakarta ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen GPSN dalam pelestarian golok sebagai identitas budaya bangsa.

Baca Juga: Kunci CPNS 2026 Bukan di BKN atau Kemenkeu! Calon Pelamar Wajib Tahu, Ini Pihak Penentu Pembukaan Rekrutmen

Gatut juga menyebut, setelah agenda ini, GPSN akan melanjutkan program “GPSN Road to Campus” serta melakukan perjalanan budaya ke berbagai daerah lain seperti Jawa Timur, Sumatera, dan Bali. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
#yogyakarta #GPSN #gatut susanta #Golok Pedang Sepuh Nusantara #jogjakarta