RADAR BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk menghadiri rapat terbatas (ratas) yang membahas penanganan bencana dan kondisi perekonomian daerah.
Selain itu, isu mengenai subsidi LPG menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) juga masuk dalam agenda pertemuan.
Kamis (27/11/2025) menunjukkan para menteri mulai berdatangan ke Istana.
Baca Juga: Dapat Pengakuan Nasional, Pasar Jambu Dua Kota Bogor Raih Sertifikat SNI dan Daerah Tertib Ukur
Mereka antara lain Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Mendikti Saintek Brian Yuliarto, Menteri PUPR Dody Hanggodo, serta Kepala BP BUMN Dony Oskaria.
Wamendagri Bima Arya menyampaikan, dirinya akan memberikan laporan terkait bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ia menjelaskan, laporan tersebut akan dipaparkan dalam rapat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo.
Selain laporan bencana, Bima Arya menuturkan, sejumlah isu lain juga akan dibahas, termasuk persoalan infrastruktur dan kondisi perekonomian di berbagai daerah.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, salah satu topik yang akan dibahas dalam pertemuan adalah mengenai penyaluran subsidi LPG.
Baca Juga: Ada Dinas Baru di Kabupaten Bogor, Bupati Rudy Susmanto Pastikan Bakal Permudah Perizinan
Pembahasan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pemerintah dalam menghadapi periode Nataru 2025/2026.
Para menteri kemudian memasuki Istana untuk mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim