RADAR BOGOR-Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, merek yang memiliki klaim air pegunungan pada label Air Minum Dalam Kemasan atau AMDK hanya boleh menerimanya setelah membuktikan secara legal dan ilmiah sumber airnya.
Kepala BPOM, Taruna Ikrar menegaskan bahwa klaim atau gambar bernuansa pegunungan tidak boleh digunakan secara sembarangan oleh AMDK.
Hanya produk yang telah membuktikan secara legal dan ilmiah sumber airnya dapat diberikan.
Menurut Taruna, perusahaan AMDK harus melampirkan semua dokumen yang diperlukan selama proses registrasi produk untuk menunjukkan bahwa mereka berasal dari sumber air pegunungan air tanah.
Dokumen ini termasuk Surat Izin Pengusahaan Air Tanah (SIPA), yang merupakan izin resmi yang dikeluarkan untuk sumber air pegunungan air tanah.
"Kedua, kajian hidrogeologi dari pihak ketiga yang kompeten, memastikan karakteristik dan asal sumber air, serta ketiga surat rekomendasi dari Kementerian PUPR atau dinas teknis terkait yang menguatkan bukti ilmiah tersebut," kata Taruna dalam pernyataan tertulisnya Sabtu 29 November 2025.
Taruna menekankan bahwa tidak cukup hanya menampilkan gambar gunung atau menulis air pegunungan, setiap klaim harus dibuktikan secara ilmiah dan legal melalui dokumen lengkap.
Karena standar verifikasi yang ketat, kata Taruna, konsumen tidak perlu khawatir tentang keamanan produk air minum.
BPOM meminta konsumen untuk tidak ragu terhadap klaim pada label produk AMDK yang memiliki izin edar resmi.
"Kami memastikan bahwa setiap klaim yang tercantum pada label produk benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami menjamin bahwa konsumen berhak mendapatkan informasi yang akurat," jelasnya.
Oleh karena itu, konsumen dapat yakin bahwa air minum dalam kemasan yang telah lulus uji BPOM benar-benar berasal dari sumber pegunungan yang telah diverifikasi, memenuhi standar kualitas tinggi, dan aman untuk dikonsumsi.
Seperti yang diketahui oleh BPOM, Aqua adalah salah satu dari empat merek AMDK yang telah melewati proses verifikasi sumber air.
Oleh karena itu, Aqua berhak untuk menampilkan klaim air gunung pada label produknya. Verifikasi BPOM adalah langkah penting untuk memastikan transparansi industri dan melindungi konsumen.
Verifikasi BPOM mendorong persaingan yang sehat dan praktik industri yang bertanggung jawab karena produk yang diverifikasi melewati evaluasi ilmiah dan legal yang ketat. Akibatnya, kepercayaan publik terhadap produk meningkat.
Sumber air Aqua berasal dari pegunungan yang terlindungi sumber mata airnya, kata Vera Galuh Sugijanto, Wakil Presiden Sekretaris Umum Aqua.
Aqua menggunakan sembilan kriteria pemilihan dan lima tahapan seleksi ilmiah untuk menentukan lokasi sumber air. Mereka juga harus menjalani riset selama minimal satu tahun.
Proses tersebut didukung oleh laboratorium berteknologi tinggi di Eropa dan melibatkan pakar dari berbagai bidang, seperti hidrogeologi, geofisika, dan geologi.
Selain itu, semua produk Aqua dijamin aman dan berkualitas tinggi, dan tentunya telah sesuai dengan standar regulasi yang berlaku, baik BPOM maupun SNI.
Menurut Enang, VP Quality and Food Safety Danone Indonesia, setiap produk Aqua telah melalui 400 parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi untuk memastikan kualitas dan kemurniannya.
"Aqua juga berupaya menjaga kesterilan dan keamanan produk saat diproses di pabrik dengan mesin berteknologi tinggi tanpa tersentuh tangan manusia," tuturnya. (***)
Editor : Yosep Awaludin