RADAR BOGOR – Kabar gembira kembali datang bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Proses pencairan bantuan sosial (bansos) susulan, khususnya untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4, terpantau mulai aktif kembali per 29 November 2025.
Dilansir dari YouTube Ariawanagus, pencairan ini merupakan termin susulan yang ditujukan bagi KPM yang bantuannya belum cair pada tahap-tahap sebelumnya.
Pencairan Masif Lewat KKS Bank Himbara
Penyaluran BPNT dan PKH kali ini mayoritas terjadi melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diterbitkan oleh Bank Himbara, seperti Bank BRI dan Bank BNI.
Dana yang disalurkan melalui KKS ini merupakan alokasi BPNT Tahap 4, mencakup periode Oktober, November, dan Desember.
Beberapa KPM melaporkan adanya saldo masuk dengan nominal yang cukup besar.
Sebagai contoh, di Sulawesi Barat terpantau adanya saldo masuk sebesar Rp1.200.000 pada 29 November 2025.
Jumlah ini diasumsikan sebagai rapelan BPNT untuk alokasi enam bulan atau akumulasi alokasi yang sebelumnya tertunda, khususnya bagi KPM yang baru beralih dari penyaluran PT Pos ke KKS.
PT Pos Indonesia Tetap Menyusul dengan BLT Kesra
Meskipun KKS menjadi fokus utama, penyaluran bantuan sosial melalui PT Pos Indonesia juga tetap berlanjut.
PT Pos saat ini menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra).
Bantuan BLT Kesra ini dialokasikan untuk periode Oktober hingga Desember, dengan nominal yang dicairkan langsung kepada KPM sebesar Rp900.000.
Bantuan ini diberikan kepada sebagian KPM yang belum memiliki Kartu KKS atau berada di wilayah yang lebih mudah dijangkau melalui kantor pos.***
Editor : Eli Kustiyawati