RADAR BOGOR—Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menempatkan Pertashop sebagai salah satu lini terdepan pelayanan BBM, mengingat perkiraan lonjakan perjalanan pada akhir tahun ini.
Ya, pada libur Nataru, banyak pemudik dan wisatawan bergantung pada titik layanan tersebut saat melewati jalur alternatif dan kawasan wisata, sehingga Pertamina memastikan pasokan BBM aman.
Menurut Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Pertashop menjadi salah satu lokasi yang paling diperhatikan selama liburan.
Ada keyakinan bahwa keberadaannya sangat penting karena memenuhi kebutuhan penduduk di jalur yang tidak terjangkau SPBU besar.
"Banyak perjalanan liburan melewati jalur penghubung dan daerah wisata, sehingga ketersediaannya sangat menentukan kenyamanan masyarakat," katanya. "Pertashop kami pastikan siap melayani," tambahnya.
Di daerah Jatimbalinus, ada 907 Pertashop yang dipastikan memiliki pasokan yang aman, terutama untuk produk gasoline yang diprediksi meningkat sekitar 8,4% selama liburan.
Selain Pertashop, Pertamina juga menambah stok di 1.473 SPBU dan 1.209 Agen LPG dengan melakukan pemantauan pasokan secara real-time melalui command center Satgas untuk memastikan penambahan pasokan dapat dilakukan segera jika terjadi lonjakan permintaan.
Ahad mengumumkan peningkatan distribusi di berbagai lini. Ini termasuk menyiapkan 17 mobil tangki stand-by untuk berfungsi sebagai kantong suplai di jalur padat.
Konsumsi minyak tanah diperkirakan meningkat sekitar 8,5 persen dan konsumsi LPG sekitar 3,4 persen untuk kebutuhan rumah tangga.
Penguatan distribusi ini merupakan bagian dari operasi Satuan Tugas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, yang berlangsung dari 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026.
Untuk mempersiapkan tiga puncak mobilitas masyarakat—pada 24–25 Desember, 31 Desember–1 Januari, dan arus balik 2–4 Januari 2026—satgas bekerja lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Selama Nataru, Pertamina juga mengoperasikan 644 SPBU Siaga selama 24 jam, 917 Agen LPG Siaga, dan 41 unit motorist BBM untuk menghubungi pemukiman dan rute wisata.
Untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pasokan tambahan, titik layanan darurat dan kiosk Pertamina Siaga telah disiapkan. (***)
Editor : Yosep Awaludin