RADAR BOGOR – Penyaluran bantuan sosial (bansos) ke Aceh Tamiang, dilakukan Kementerian Sosial dengan BNPB, TNI, Polri, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemerintah Daerah, dan relawan gabungan.
Bansos Kementerian Sosial berupa bantuan logistik untuk Aceh Tamiang tersebut melalui jalur udara dan darat. Jalur udara menggunakan helikopter, sedangkan jalur darat dikawal langsung oleh Wamen Agus Jabo Priyono dengan jarak tempuh 4 jam perjalanan dari Kota Medan.
Bansos Kementerian Sosial telah tiba di Aceh Tamiang sejak Rabu, 3 Desember 2025. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Wamen Agus Jabo meninjau dapur umum dan menyerahkan bansos secara langsung kepada Bupati dan Kapolres Aceh Tamiang.
Kementerian Sosial terus menyalurkan bansos berupa bantuan logistik ke warga terdampak banjir dan longsor di Aceh.
Lokasi penyaluran bantuan bufferstock logistik dari Gudang Dinas Sosial Provinsi Aceh dan Gudang Pusat Bekasi ialah sebagai berikut.
· Kabupaten Aceh Utara.
· Kota Lhokseumawe.
· Kabupaten Aceh Tamiang.
· Kabupaten Aceh Timur.
· Kabupaten Pidie.
· Kabupaten Bireuen.
· Kabupaten Bener Meriah.
· Kabupaten Aceh Tengah.
· Kabupaten Pidie Jaya.
· Posko PDB Provinsi Aceh.
Fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar keluarga (makanan siap saji, makanan anak, dan family kit), sandang, kasur atau selimut, dan tenda.
Terdapat 7 titik dapur umum aktif di Aceh yang menyalurkan sekitar 107 ribu bungkus makanan per hari untuk 45.180 jiwa.
Ketujuh dapur umum tersebut berada di Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireuen, Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Tenggara, Kota Langsa, dan Kota Subulusallam.
Per 5 Desember 2025, rekap komoditas utama yang sudah tersalur (akumulasi 10 lokasi) ialah sebagai berikut:
- 3.450 makanan siap saji.
- 400 paket lauk pauk siap saji.
- 1.280 paket makanan anak.
- 1.900 paket family kit.
- 800 paket kids ware.
- 600 paket sandang dewasa.
- 1.900 lembar kasur.
- 3.400 lembar selimut.
- 1.900 lembar tenda gulung.
- 35 unit tenda keluarga.
- 25 unit tenda pengungsi.
- 20 ton beras.