Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pengangguran di Kota Depok Naik 0,25 Persen, APINDO Diminta Perluasan Kesempatan Kerja Bagi Masyarakat

Ahmad Sopyan • Selasa, 9 Desember 2025 | 16:29 WIB
Suasana Jobfair di Cimanggis City Mall Depok.
Suasana Jobfair di Cimanggis City Mall Depok.

RADAR BOGOR - Penganguran di Kota Depok alami peningkatan pada tahun 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 yang dirilis Dinas Ketenagakerjaan Kota Depok menunjukan angka pengangguran naik menjadi 0,25 persen dari sebelumnya 6,27 persen pada 2024.

Menyikapi kenaikan angka pengangguran itu, Pemkot Depok melakukan berbagai upaya untuk menekan angka pengangguran.

Mulai dari peningkatan masyarakat, penyelenggaraan pelatihan, program padat karya, serta platform Ayo gawe Depok.

“Banyak program-program pelatihan yang digelar Disnaker Kota Depok berkolaborasi dengan stakeholder yang lain. Pastinya kami berharap, memiliki dampak terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Depok,” kata Wakil walikota Depok, Chandra Rahmansyah kepada Radar Bogor.

Chandra juga meminta kepada APINDO untuk bisa berperan aktif mengkonsolidasikan, mengkoordinasikan seluruh pelaku-pelaku usaha yang ada di Kota Depok untuk bisa bersinergi dengan pemerintah Kota Depok dalam rangka perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat di kota Depok.

"Kota Depok hari ini memiliki sumber daya manusia yang siap kerja, yang produktif dalam jumlah yang cukup tinggi. Ini harus kita anggap sebagai peluan yang baik," paparnya.

Iapun menekankan dalam perekrutan pekerja, jangan sampai ada yang melakukan praktik pungutan uang.

"Saya beharap perekrutan tenaga kerja yang ada di Kota Depok, jangan sampai ada perekrutan yang memungut uang," tukasnya.

Pilih-pilih Pekerjaan hingga frustasi tak lolos interview Meningkatnya angka pengangguran di Kota Depok, tidak terlepas dari banyaknya pelamar kerja yang pilih-pilih pekerjaan.

Hal tersebut terlihat dari kegiatan Jobfair yang dilakukan Dinas ketenagakerjaan Kota Depok di Cimanggis City mall yang dilaksakan pada Senin 8 Desember hingga Selasa 9 Desember 2025.

Nampak jobfair tersebut sepi peminat. Tak banyak pencari kerja yang datang dalam jobfair tersebut.

Padahal data dari Dinas Ketenagakerjaan Kota Depok mencatat dalam jobfair yang dilaksanakan 2 hari tersebut terdapat 1.316 kebutuhan lowongan kerja. Ada 20 perusahan yang dalam jobfair tersebut.

Dina salahsatu pengunjung Jobfair mengaku, dirinya tak jadi melamar kerja dalam jobfair tersebut. Ia mengaku lowongan kerja yang tersedia tak sesuai dengan dirinya.

"Iya tadi sempat lihat-lihat, tapi kayaknya gak ada yang cocok aja," katanya kepada Radar Bogor Selasa 9 Desember 2025.

Senada dikatakan Rini pencari kerja lainya saat ditemui di area sekitar Jobfair. Ia merasa kurang cocok dengan lowongan yang ada di jobfair tersebut. "Iya, belum ada yang cocok aja," tuturnya.

Selain pilih pilih pekerjaan, banyak pencari kerja yang merasa frustasi selalu gagal interview. Robi salahsatunya, ia mengaku sudah sering gagal dalam interview.

"Sering kalau gagal interview, ini kalau gagal lagi, mungkin mau mulai usaha saja. Sudah tiga bulan ini belum dapat kerja, gagal terus," akunya. (Faj)

Editor : Alpin.
#apindo #kota depok #pengangguran