Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Berhasil Menggerakan Produktivitas Masyarakat, 20 SPPG Terima Penghargaan SPPG Inspiradaya 2025

Yosep Awaludin • Rabu, 10 Desember 2025 | 11:21 WIB
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Cak Imin bersama 20 SPPG peraih penghargaan SPPG Insiradaya 2025.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Cak Imin bersama 20 SPPG peraih penghargaan SPPG Insiradaya 2025.

RADAR BOGOR - Sebanyak 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendapatkan penghargaan SPPG Inspiradaya (Inspirasi dan Berdaya) 2025 dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM).

Puluhan SPPG ini dinilai berhasil menggerakan produktivitas masyarakat di lingkungannya sehingga layak mendapatkan penghargaan.

Dalam sambutannya, Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), menegaskan kembali betapa pentingnya dapur-dapur SPPG untuk membangun ekosistem ekonomi lokal melalui penggunaan bahan pangan dalam negeri.

Cak Imin, panggilan akrabnya, menekankan bahwa dapur-dapur SPPG seharusnya menjadi pusat pemberdayaan yang melibatkan petani, usaha kecil dan menengah (UMKM) serta komunitas di sekitar mereka.

“SPPG benar-benar memberikan dan menciptakan ekosistem ekonomi baru, sehingga masyarakat sekitarnya menjadi produktif, menjadikan rantai pasokan kebutuhannya melibatkan masyarakat sekitar, komunitas sekitar,” katanya di TMII, Selasa 9 Desember 2025.

Ia menegaskan kepada semua pengelola SPPG bahwa bahan impor tidak boleh digunakan dalam produksi makanan bergizi gratis (MBG).

"Produksi MBG tidak boleh menggunakan bahan impor. Banyak orang masih menggunakan tepung, tetapi mereka tidak tahu bahwa itu tepung impor. Produksi lokal masing-masing dapat menghasilkan karbohidrat,” katanya.

Ia menunjukkan inovasi dari berbagai tempat, seperti sagu yang digunakan di Papua dan singkong sebagai pengganti tepung di Maluku.

"Kami berharap SPPG akan bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya, sehingga mereka yang tidak pernah menanam menjadi penanam kemudian dibeli dapur," tuturnya.

Meskipun tahun ini masih dianggap sebagai periode penyesuaian, ia meminta agar bahan impor tidak digunakan lagi di masa mendatang.

“Tolong ke depannya dilarang sedemikian rupa, sehingga tidak ada satu pun bahan impor dalam pelaksanaan produksi makanan bergizi gratis,” ujarnya.

Dalam hal tindak lanjut untuk 20 SPPG penerima penghargaan, ia menjamin bahwa akan ada pembinaan terus-menerus. “Ya, nanti akan ada pembinaan terus-menerus, pendampingan, dan kita ciptakan ekosistem yang lebih besar,” katanya.

Cak Imin menyatakan bahwa imbauan untuk kebijakan jangka panjang untuk mengurangi impor masih dalam tahap awal.

Itu pasti masih bersifat peringatan sementara karena diperlukan persiapan. Dia menegaskan bahwa BGN, para kepala daerah, dan seluruh staf harus menghargai inovasi.

Ia menekankan betapa pentingnya menghargai dapur yang selalu menggunakan bahan lokal. Ia berharap SPPG dapat melaksanakan tugas presiden dengan baik di masa depan.

"SPPG, atau makan bergizi gratis, bukan hanya memberikan makanan sehat kepada anak-anak dan siswa kita, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat setempat yang paling penting," jelasnya. 

Daftar 20 SPPG Penerima Penghargaan :

- SPPG Jayapura Sentani Timur Asei Besar (Papua)
- SPPG Kepulauan Yapen (Papua)
- SPPG Kota Ambon Batumerah 3 (Maluku)
- SPPG Durjela Pulau-Pulau Aru (Maluku)
- SPPG Kota Palu Tatanga Nunu (Sulawesi Tengah)
- SPPG Pallangga 2 Tetebatu (Sulawesi Selatan)
- SPPG Lombok Timur Selong Pancor 2 (NTB)
- SPPG Lombok Barat (NTB)
- SPPG Mempawah Timur (Kalimantan Barat)
- SPPG Sungai Paring (Kalimantan Selatan)
- SPPG Bandung Rancabali Alamendah (Jawa Barat)
- SPPG Khusus Kabupaten Bekasi Pebayuran (Jawa Barat)
- SPPG Kendal Pegandon Wonosari (Jawa Tengah)
- SPPG Jombang Denanyar (Jawa Timur)
- SPPG Tridadi 3 Sleman (DIY)
- SPPG Tanah Baru 002 Bogor Utara (Jawa Barat)
- SPPG Kota Batam Belian 4 (Kep. Riau)
- SPPG Tilatang Kamang Koto Tengah (Sumatera Barat)
- SPPG Mitra Sukses Albarra (Riau)
- SPPG Kotagajah 2 Lampung Tengah (Lampung)

(***)

Editor : Yosep Awaludin
#SPPG #muhaimin iskandar #sppg inspiradaya 2025