RADAR BOGOR - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II menyampaikan peringatan penting bagi warga Provinsi Banten soal cuaca ekstrem.
BBMKG memprediksi, wilayah Banten akan mengalami cuaca ekstrem, yaitu peningkatan curah hujan yang signifikan selama satu pekan ke depan, yaitu mulai 12 hingga 18 Desember 2025.
Dilansir dari Instagram resmi BBMKG Wilayah II, peningkatan cuaca ekstrem ini disebabkan oleh beberapa dinamika atmosfer yang terjadi secara bersamaan di Banten:
1. Bibit Siklon 91S: Kehadiran Bibit Siklon 91S di Samudra Hindia, sebelah barat Sumatra, memberikan dampak tidak langsung pada wilayah Banten.
2. Daerah Konvergensi: Adanya daerah konvergensi (pertemuan massa udara) di Banten menjadi pemicu utama yang mempercepat pertumbuhan awan hujan.
3. Gelombang Ekuatorial Aktif: Gelombang atmosfer seperti Kelvin, Rossby, dan Low Frequency sedang aktif di Indonesia bagian Barat. Aktivitas gelombang ini meningkatkan potensi hujan selama beberapa hari ke depan.
4. Kelembapan Tinggi: Lapisan udara pada ketinggian tertentu ($850-500$ mb) di Banten tercatat sangat lembap dan labil. Kondisi ini sangat mendukung pembentukan awan konvektif (awan hujan) secara intensif.
Wilayah yang Berpotensi Terdampak
Masyarakat di wilayah ini diimbau untuk mewaspadai potensi hujan deras yang bisa menyebabkan banjir atau genangan air:
· Kabupaten Pandeglang bagian Utara dan Barat
· Kabupaten Serang bagian Barat dan Selatan
· Kota Cilegon
Potensi angin kencang diprediksi melanda hampir seluruh wilayah Banten:
· Kabupaten Pandeglang bagian Barat
· Kabupaten Serang
· Kota Cilegon
· Kota Serang
· Kabupaten Lebak bagian Utara
· Kabupaten Tangerang
· Kota Tangerang
· Kota Tangerang Selatan
Masyarakat diminta untuk selalu waspada dan melakukan langkah antisipasi terhadap dampak cuaca ekstrem ini:
· Banjir dan Genangan Air: Bersihkan saluran air dan siapkan diri menghadapi potensi banjir.
· Tanah Longsor: Khusus bagi yang tinggal di daerah perbukitan atau tebing, antisipasi risiko tanah longsor.
· Keselamatan Pengguna Jalan: Berhati-hati di jalan, terutama saat hujan deras yang mengurangi jarak pandang.
· Angin Kencang dan Gelombang Tinggi: Waspada terhadap perubahan pola angin dan peningkatan ketinggian gelombang bagi aktivitas di laut.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga