Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BMKG Ungkap Alasan Siklon Tropis Jarang Terbentuk di Indonesia, Ini Dampaknya

Lucky Lukman Nul Hakim • Senin, 15 Desember 2025 | 20:01 WIB

Penjelasan BMKG tentang Siklon tropis di Indonesia.
Penjelasan BMKG tentang Siklon tropis di Indonesia.

RADAR BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap fakta penting terkait fenomena siklon tropis yang masih belum banyak dipahami masyarakat.

Meski Indonesia berada di wilayah yang rawan cuaca ekstrem, pembentukan siklon tropis di dalam wilayah Indonesia tergolong jarang terjadi.

Di akun X resmi BMKG menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh letak geografis Indonesia yang berada di sekitar garis khatulistiwa.

Baca Juga: Update Bansos 15 Desember 2025: BPNT Rp600 Ribu Cair di KKS Lama Bank Himbara Ini, KPM Cek Saldo Bantuan Lewat Mobile Banking

Di wilayah ini, gaya Coriolis yang berperan penting dalam pembentukan dan perputaran siklon tropis tergolong sangat lemah, sehingga tidak mendukung terbentuknya sistem siklon secara optimal.

Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa Indonesia tetap berpotensi terdampak secara tidak langsung.

Siklon tropis yang terbentuk di wilayah sekitar Indonesia dapat memicu berbagai kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, angin kencang, gelombang tinggi, banjir, pohon tumbang, hingga tanah longsor.

Baca Juga: Berkekuatan Magnitudo 2,5, Gempa Bumi Menggetarkan Barat Laut Larantuka NTT

Dampak tersebut dapat terjadi secara luas dan dalam waktu yang relatif singkat.

Untuk mengurangi risiko bencana, BMKG mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan.

Pemantauan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG menjadi langkah utama yang perlu dilakukan, terutama saat potensi cuaca ekstrem meningkat.

Baca Juga: Oknum Guru Dituding Lakukan Diskriminatif Terhadap Siswa, Sejumlah Orang Tua Murid Datangi SDN Pajeleran 01 Cibinong Bogor

Selain itu, upaya mitigasi sederhana seperti memangkas pohon di sekitar rumah dinilai penting guna mencegah bahaya saat angin kencang melanda.

Masyarakat juga diingatkan untuk segera melakukan evakuasi apabila curah hujan meningkat signifikan atau mengikuti arahan dari petugas berwenang.

BMKG menekankan bahwa meskipun pusat siklon tidak memasuki wilayah Indonesia, dampaknya tetap bisa dirasakan.

Baca Juga: Wilayah Barat Daya Pulau Buru Maluku Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 2,9

Oleh karena itu, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap informasi resmi menjadi kunci utama untuk menjaga keselamatan di tengah potensi cuaca ekstrem. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bencana #bogor #siklon tropis #bmkg