RADAR BOGOR – Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial (bansos) secara langsung bagi warga terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh.
Penyaluran bansos yang dilakukan Kemensos di Aceh kali ini, berupa bantuan logistik dan layanan skala besar.
Penyaluran bansos oleh Kemensos di Aceh tersebut merupakan bagian dari respon cepat pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam situasi darurat bencana alam.
Untuk menyokong kebutuhan hunian sementara, Kementerian Sosial telah menyediakan berbagai jenis tenda seperti 709 unit tenda keluarga ukuran 4x4 m, 51 unit tenda pengungsi ukuran 6x10 m, dan 10 unit tenda induk ukuran 6x12 m.
Seluruh tenda tersebut merupakan hunian sementara yang aman selama masa pengungsian akibat banjir dan longsor yang melanda Aceh.
Penyaluran bansos berupa kebutuhan pangan dan logistik dasar seperti makanan siap saji, family kit, kasur lipat, dan selimut, serta kebutuhan khusus bagi anak dan bayi.
Seluruh bansos tersebut merupakan bagian dari bufferstock logistik Kementerian Sosial yang disalurkan untuk menjamin keberlanjutan hidup para penyintas banjir dan longsor.
Kementerian Sosial berupaya untuk menyalurkan bansos secara berkelanjutan selama masa pengungsian.
Untuk menyokong kebutuhan makanan harian, Kementterian Sosial mengoperasikan 21 dapur umum yang memiliki kapasitas produksi sekitar 109.178 bungkus makanan per hari, serta 14 dapur umum aktif yang secara reguler memproduksi sekitar 85.178 bungkus per hari.
Operasional dapur umum tersebut disokong oleh 191 personel Tagana Kemensos dan pasokan 52 ton beras reguler untuk ketahanan pangan.
Hal tersebut dilakukan untuk efisiensi dan efektivitas dibandingkan para pengungsi memasak sendiri makanannya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga