Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kemensos Perkuat Gotong Royong Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumbar dan Sumut

Fransisca Susanti Wiryawan • Senin, 22 Desember 2025 | 22:54 WIB

Kementerian Sosial terus menyalurkan bantuan, salah satunya berupa penyelenggaraan Dapur Umum.
Kementerian Sosial terus menyalurkan bantuan, salah satunya berupa penyelenggaraan Dapur Umum.

RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama pemerintah daerah dan berbagai lembaga terus mengintensifkan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.

Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono menekankan bahwa semangat gotong royong antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha harus terus diperkuat agar penanganan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

Baca Juga: Rute Penerbangan Bandung-Semarang Resmi Dibuka, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Mudah-Mudahan Pariwisata Ramai, Industri Perdagangan Meningkat

Salah satu bentuk bantuan yang disalurkan adalah operasional Dapur Umum Posko Tagana Aceh Tengah yang telah berjalan sejak 28 November 2025.

Dapur umum tersebut sangat dibutuhkan karena kondisi pengungsian membuat warga tidak memungkinkan untuk memasak secara mandiri.

Saat ini, dapur umum yang berada di bawah pengelolaan langsung Kementerian Sosial tersebut melayani sebanyak 1.230 jiwa pengungsi yang tersebar di tiga lokasi, yakni Masjid Al-Abrar sebanyak 690 jiwa, Meunasah Kampung Blang Mersa 340 jiwa, serta Kampung Keramat Mupakat 200 jiwa.

Baca Juga: Kemensos Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Aceh, Nilainya Capai Miliaran Rupiah

Setiap hari, dapur umum tersebut menyalurkan sekitar 3.690 paket makanan siap santap.

Status tanggap darurat secara resmi telah diberlakukan sejak 22 Desember 2025.

Penetapan ini menjadi dasar koordinasi penyaluran bantuan yang lebih terarah dan berkesinambungan.

Baca Juga: 158 Ruas Jalan di Kabupaten Bogor Diperbaiki Selama Tahun 2025, PUPR Sebut Didominasi Wilayah Bogor Barat

Meski demikian, pemerintah mengakui bahwa bantuan sosial memiliki keterbatasan sehingga dukungan berbagai pihak tetap diperlukan.

Dalam kegiatan bakti sosial rangkaian peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional di Desa Wanurejo, Magelang, pada 20 Desember 2025, Wakil Menteri Sosial kembali menegaskan, gotong royong merupakan kunci utama agar pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra dapat berlangsung lebih cepat.

Selain bantuan material, doa juga dipanjatkan bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang terdampak bencana agar dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.

Baca Juga: Kaget! KPM Awalnya Kira Dapat BPNT Rp600 Ribu, Ternyata Multibansos Cair Jutaan Rupiah Sekaligus

Agus Jabo Priyono juga membagikan pengalamannya saat meninjau langsung lokasi bencana selama lima hari.

Ia menilai kondisi di lapangan sangat menantang, sehingga membutuhkan solidaritas dan kerja bersama antara negara, masyarakat, serta dunia usaha agar proses pemulihan berjalan optimal.

Ia menegaskan, membantu sesama yang tertimpa musibah merupakan tanggung jawab bersama, baik melalui bantuan langsung maupun dukungan doa, dengan harapan aktivitas masyarakat di tiga provinsi tersebut dapat kembali pulih.

Baca Juga: KKS Lama dan Baru Menyala! Rekening Penerima Bansos BPNT Tahap 4 Bank Penyalur Ini Cair Serentak, Buruan Cek

Selain itu, Wakil Menteri Sosial turut mengajak masyarakat untuk mulai mendorong perubahan pola pikir, dari ketergantungan terhadap bantuan sosial menuju kemandirian melalui program pemberdayaan agar lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#sumatera #kemensos #Agus Jabo Priyono #aceh