Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Menkeu Akui Penerimaan Pajak di Bawah Target, Purbaya Malah Tidak Bisa Tidur Jelang Tahun Baru

Siti Dewi Yanti • Rabu, 31 Desember 2025 | 18:13 WIB
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa.
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa.

RADAR BOGOR - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, realisasi penerimaan pajak sepanjang 2025 belum mencapai target yang ditetapkan.

Kondisi tersebut berdampak pada defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang tercatat sedikit lebih lebar dibandingkan proyeksi awal sebesar 2,78 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Purbaya menjelaskan bahwa penerimaan negara dari sektor pajak berada di bawah perkiraan sehingga memengaruhi keseimbangan fiskal.

Meski demikian, ia menegaskan defisit masih berada dalam batas yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia menyampaikan, angka final kinerja APBN 2025 akan diumumkan dalam konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung pada pekan depan.

Hingga menjelang penutupan buku anggaran pada Rabu malam, realisasi APBN masih terus bergerak karena adanya penerimaan yang masuk pada detik-detik terakhir.

Sebagai Bendahara Negara di tahun pertamanya menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya mengakui proses penutupan buku APBN memberikan tekanan tersendiri bahkan tidak bisa tidur.

Ia menyebut masih memantau pergerakan penerimaan hingga malam hari karena khawatir defisit anggaran berpotensi melebar.

Kendati demikian, Purbaya memastikan defisit APBN 2025 tetap terjaga di bawah ambang batas 3 persen dari PDB.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan fiskal masih sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan komunikasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait perkembangan realisasi APBN.

Kepastian angka defisit final, lanjut Purbaya, akan disampaikan setelah proses penutupan buku selesai sepenuhnya. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
#Purbaya Yudhi Sadewa #menkeu #pajak