RADAR BOGOR - Pemerintah pastikan percepatan pembangunan rumah hunian untuk korban bencana alam di 3 Provinsi, termasuk di wilayah Aceh Tamiang.
Targetnya, 15.000 unit rumah hunian korban bencana alam di Aceh, Sumatera Barat dan Utara yang dibangun Danatara.
Pemerintah mengklaim, hingga 1 bulan pascabencana, sudah sebanyak 1.000 rumah hunian korban bencana telah dibangun di Aceh, Sumatera Barat dan Utara.
Data itu dibeberkan Sekretariat Kabinet, yang diunggah di akun Instagram Kementerian Sosial (Kemensos), Kamis, 1 Januari 2025.
Data itu juga dibeberkan saat Presiden Prabowo Subianto lakukan peninjauan langsung ke lokasi hunian di Aceh Tamiang.
Lainnya, pemerintah juga menyebut, bahwa rumah hunian di Aceh Tamiang dilengkapi berbagai fasilitas.
Ada air bersih, wifi gratis, listrik, tempat bermain anak, tempat ibadah, juga akses jalan.
Beberapa pembangunan hunian tetap juga tengah dibangun pemerintah di wilayah yang sama.
Terkait penghuni, pemerintah juga menyebut tengah mendata dan mengatur warga Aceh yang menjadi korban bencana alam yang akan menempati hunian tersebut.
Ada pula pembangunan rumah hunian untuk korban bencana alam di Aceh, yang menggunakan lahan milik BUMN, dengan luas 5,5 hektar.
Pemerintah mengklaim, semua pembangunan belasan ribu rumah hunian terus dipecepat, agar bisa segera dihuni para korban bencana di Aceh, Sumatera Barat hingga Sumatera Utara.
Namun belum diketahui target rampung hingga kapan warga korban bencana alam di 3 provinsi bisa menempati rumah hunian itu.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga