Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ada Varian Flu Baru Masuk Indonesia, Masyarakat Diminta Tidak Panik, Begini Kata Kemenkes

Yosep Awaludin • Jumat, 2 Januari 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi varian flu baru yang masuk Indonesia.
Ilustrasi varian flu baru yang masuk Indonesia.

RADAR BOGOR - Belakangan ini, masyarakat mulai berbicara tentang munculnya varian flu baru yang dikenal sebagai Influenza A(H3N2) subclade K.

Kementerian Kesehatan mengimbau orang agar tidak panik meskipun varian flu baru ini telah terdeteksi masuk ke Indonesia.

Pemerintah mengklaim bahwa varian flu subclade K sejauh ini tidak memiliki tingkat keganasan atau keparahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan virus flu musiman yang selama ini beredar.

Gejala yang Sama dengan Flu Normal

Dr. Prima Yosephine, Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu menganggap gejala yang tidak biasa.

Pasien dengan varian ini biasanya mengalami keluhan tradisional, menurut data WHO dan pantauan klinis.

“Gejalanya serupa dengan flu pada umumnya. Ada demam, batuk, pilek, hingga nyeri tenggorokan dan sakit kepala,” kata dr. Prima dalam pernyataan resminya di Jakarta, Kamis 1 Januari 2026.

Ia juga menyatakan bahwa, meskipun jenis flu ini dianggap baru pertama kali diidentifikasi oleh CDC Amerika Serikat pada Agustus 2025, karakteristiknya tetaplah virus flu A(H3) dan gejalanya masih sangat dapat diobati secara medis.

Vaksinasi adalah Proteksi Terbaik 

Kemenkes tidak ingin masyarakat lengah, terutama orang-orang dengan imunitas rendah, meskipun kondisinya terkendali. Di Indonesia, orang yang paling sering terpapar jenis varian flu ini adalah anak-anak dan perempuan.

Menjaga daya tahan tubuh dan melakukan vaksinasi influenza setiap tahun adalah metode pencegahan terbaik.

Baca Juga: Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 2026 Bocor, KPM Kategori Ini Berpotensi Cair Duluan di Januari

Saat ini, vaksin yang tersedia diklaim masih sangat efektif dalam mencegah kondisi fatal atau risiko rawat inap.

"Jika Anda merasa sakit atau mengalami gejala flu, lebih baik tetap di rumah. Pakai masker dan ikuti etika batuk yang benar. Jika tidak ada perbaikan dalam tiga hari, jangan ragu untuk segera pergi ke puskesmas atau dokter terdekat," katanya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#varian flu #indonesia #virus flu