RADAR BOGOR - Pascabencana, pemerintah membeberkan masih ada 19 sekolah lagi yang harus melakukan kegiatan belajar mengajar di tenda darurat dengan menerapkan kurikulum yang menyesuaikan.
Data sekolah dengan kegiatan belajar mengajar di tenda darurat itu, dibeberkan melalui akun Instagram Bakom RI, Senin, 5 Januari 2026.
Dalam data, diketahui ada 19 sekolah yang meneraptkan kurikulm adaktif dan juga fleksibel, akibat masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar di tenda darurat.
Menurut penjelasan dalam keterangan di Instagram Bakom RI, kedua kurikulum tersebut diterapkan, agar tidak membebani siswa di kondisi yang masih belum sepenuhnya pulih.
Data lainnya, perbaikan sejumlah sekolah pun sudah hampir seluruhnya dilakukan pemerintah.
Tercatat, dari 1.215 sekolah yang rusak akibat bencana alam di Sumatera Utara, 95 persennya sudah bisa dan siap beroperasi kembali per 5 Januari 2026 ini.
Berikut Data Perbaikan Infrastruktur Sekolah di Sumut:
1. Sebanyak 897 sekolah tengah direvitalisasi pemerintah yang ditargetkan rampung di akhir bulan ini.
2. Sekolah tingkat SD menjadi prioritas
3. 400 SD menerima bantuan pemerintah sebagai prioritas pemulihan pascabencana
4. Sebanyak 17.073 panel interaktif digital pun didistribusikan pemerintah menunjang pembelajaran anak
5. Pemerintah klaim distribusi panel tersebut hampir tuntas sebelum semester genap mulai
Sementara lainnya, pemerintah juga melibatkan TNI AD yang ikut membersihkan sejumlah sekolah terdampak bencana di semua wilayah.
Hingga saat ini, pemerintah mengklaim perbaikan fasilitas pendidikan terus dikebut agar akses pelajar bisa didapatkan di semester genap.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga