RADAR BOGOR - Banyak calon peserta seleksi CPNS dan sekolah kedinasan mulai bertanya, kapan sebaiknya memulai belajar SKD.
Meski hingga saat ini belum ada kepastian resmi pembukaan CPNS 2026, persiapan sejak dini tetap sangat dianjurkan.
Terlebih, seleksi sekolah kedinasan hampir selalu dibuka setiap tahun, umumnya pada bulan Mei atau Juni.
Seleksi CPNS dan kedinasan pada dasarnya terdiri dari dua tahap utama.
Tahap pertama adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), kemudian dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi peserta yang lolos passing grade dan perankingan SKD.
Karena SKB bersifat spesifik sesuai formasi, maka fokus awal belajar sebaiknya diarahkan pada SKD.
Struktur dan Jumlah Soal SKD
Dalam ujian SKD, peserta akan mengerjakan 110 soal dalam waktu 100 menit. Artinya, setiap soal harus dijawab dengan cepat dan tepat.
Soal SKD terbagi ke dalam tiga subtes utama, yaitu:
• Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): 30 soal
• Tes Intelegensi Umum (TIU): 35 soal
• Tes Karakteristik Pribadi (TKP): 45 soal
Ketiga subtes ini bertujuan mengukur pemahaman kebangsaan, kemampuan berpikir logis, serta karakter dan sikap kepribadian peserta sebagai calon ASN.
Tujuan SKD CPNS dan Kedinasan
SKD dirancang untuk menilai kelayakan dasar peserta sebagai calon aparatur negara.
TWK menilai kecintaan terhadap NKRI, TIU mengukur kemampuan bernalar, sementara TKP menilai integritas, pelayanan publik, kerja sama, dan sikap profesional.
Bagi pemula yang baru pertama kali mengikuti seleksi CPNS atau kedinasan, memahami struktur SKD sejak awal akan sangat membantu dalam menyusun strategi belajar yang efektif.***
Editor : Eli Kustiyawati